HUKUM & KRIMINAL

Ans Taolin: Penegakan Hukum Pembalakan Hutan Jangan Tebang Pilih

BETUN, Kilastimor.com-Pengusutan kasus pembalakan liar di Hutan Negara Uabau, Kecamatan Laenmanen, Malaka supaya dilakukan secara tuntas dan tidak tebang pilih. Hukum itu jangan diplintir, tetapi harus berlaku untuk semuanya tanpa pandang bulu. Siapa yang bersalah harus diperiksa dan jangan pilih kasih.
Hal itu disampaikan Pemuda Laenmanen, Ans Taolin kepada wartawan disela acara rapat konsolidasi Partai Gerindra Malaka di Betun, Rabu (4/5).

Ans Taolin

Ans Taolin

“Sebagai orang muda di Kecamatan Laenmanen, kita patut pertanyakan upaya pengusutan kasus itu karena terkesan hanya berjalan ditempat. Kita juga patut pertanyakan kenapa para pelaku hingga saat ini dibiarkan bebas berkeliaran dan tidak ditangkap polisi. Harusnya dalam mengusut pembalakan liar di hutan Uabau, pihak kepolisian harus profesional dan tidak melakukan tebang pilih terhadap para pelaku pengrusakan termasuk aktor intelektualnya,” jelasnya.

Pihaknya kata dia, sangat kecewa karena hanya orang-orang kecil saja disentuh hukum padahal otak pengrusakan dan aktor intelektual perusak hutan dibiarkan berkeliaran bebas menghirup udara segar. Kita mau lihat political will aparat kepolisian menguisut kasus itui hingga tuntas. Polisi jangan lindungi aktor-aktor intelektual dibalik pengrusakan hutan Uabau,” terangnya.

“Penegakan hukum jangan hanya menyentuh orang-orang kecil tetapi juga harus berlaku juga bagi ‘orang-orang kuat’ yang memback up kasus illegal logging di Malaka. Itu tantangan bagi Pak Kapolres Belu dan Kapolda NTT mengusut tuntas masalah itu,” tandasnya. (boni)

Baca Juga :   Tanggap Darurat, BPBD Malaka Bangun Tanggul di Desa Motaain
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top