HIBURAN

Artis Indonesia dan Timor Leste Meriahkan Festival Crossborder di Atambua, Kefa dan Betun

ATAMBUA, Kilastimor.com-Sejumlah artis dan seniman nasional Indonesia dan Timor Leste akan meriahkan Festival Crossborder yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia pada Juni sampai Desember 2016 mendatang.
Demikian dikatakan Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Pasifik, Vinsensius Jemadu dalam keterangan pers penyelenggaraan festival crossborder bersama Kadis Pariwisata Belu, Dandim 1605/Belu dan Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 7425/WRG yang berlangsung di Kantor RRI Atambua, Selasa (24/05).

Konfrensi pers Festival Crossborder Atambua 2016.

Konfrensi pers Festival Crossborder Atambua 2016.

Menurut Vinsen, Festival Crossborder Atambua 2016 merupakan program pemerintah pusat yang akan dilakukan hingga tahun 2019, guna mempromosikan pariwisata Indonesia. Nantinya diselenggarakan di wilayah Kabupaten Belu, Malaka, TTU dan Negara Timor Leste, yang mana akan dimeriahkan dengan acara pacuan kuda, motor cross, bazar dan konser.

“Rangkaian kegiatannya dimulai pada tanggal 11 Juni sampai Desember. Acaranya konser diikuti bazar, pacuan kuda dan motor cross di Tanjung Bastian, Atambua juga di Timor Leste. Kita sudah pendekatan dengan beberapa managemen artis untuk tampil konser,” ujar dia.

Kegiatan Festival Crossborder selain hiburan, juga merupakan edukasi dan bersifat menanamkan rasa cinta tanah bagi warga Indonesia di wilayah perbatasan. “Kita libatkan warga Timor Leste sehingga ada kolaborasi artis dalam konser juga event lainnya sehingga tampilannya tidak membosankan,” ucap Vinsen.

Lanjut dia, dipilihnya daerah Kabupaten Belu karena letak yang berbatasan langsung dengan Timor Leste. Melalui even itu peluang memprosikan potensi pariwisata yang ada di daerah perbatasan sehingga bisa menarik wisatawan dan meningkatkan perekonomian warga di perbatasan.

Baca Juga :   Wagub: Pertumbuhan Penduduk Harus Dikendalikan

Kesempatan itu, Dandim 1605/Belu Letkol Inf Moch. Nanang Nazmudin mengatakan, pihaknya mendukung penyelenggaraan Festival Crossborder di wilayah perbatasan Belu, sehingga berjalan aman dan lancar.

“Kami akan berkordinasi terus menerus dengan pihak Polres Belu juga lintas sektor terkait untuk mementingkan pelaksanaan kegiatan tersebut sehingga maksimal seluruh rangkain kegiatannya,” ungkap dia.

Lanjut Nanang, festival yang dilakukan Pemerintah Pusat di perbatasan Belu dalam mengapresiasi tujuan dari program ini untuk memberdayakan potensi pariwisata yang ada di wilayah perbatasan Belu.

Senada, Dansatgas Yonif 725/WRG Letkol Inf Nurman Syahreda menyampaikan mendukung keamanan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut sehingga berjalan sukses dan diharapkan dukungan dari semua warga, saling bahu membahu agar evennya terlaksanan dengan baik.

“Kita mendukung penuh dalam bentuk mengkomunikasikan segala sesuatu dengan lintas terkait pelaksanaan festival perbatasan Belu demi kelancaran kegiatan. Jadikan Kabupaten Belu ini sebagai Kabupaten perbatasan yang menjadi etalase terdepannya NKRI,” pinta Nurman. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top