HUKUM & KRIMINAL

Bakal Diselundupkan ke Timor Leste, Mitan Sebanyak 1 Ton Diamankan Kodim Belu

ATAMBUA, Kilastimor.com-Anggota Unit Inteldim 1605/Belu berhasil menggagalkan sebanyak 1.007 liter atau 1 ton bahan bakar minyak (BBM) jenis minyak tanah (Mitan) yang diduga akan diselundupkan ke Timor Leste melalui jalur perbatasan Silawan.

Dandim 1605/Belu Letkol (Inf) Moch. Nanang Nazmudin yang dihubungi media ini membenarkan hal itu, Jumat (12/05/2016).
Menurut Nanang, BBM tersebut digagalkan anggota dari sebuah kendaraan umum dengan Nopol DH 1894 EA saat melintasi jalur Salore menuju arah Silawan, pada hari Senin tanggal 10 Mei kemarin sekitar pukul 17.10 Wita.

Inilah barang bukti mitan yang diamankan pihak Kodim Belu.

Inilah barang bukti mitan yang diamankan pihak Kodim Belu.

“Saat diamankan BBM itu dikemas dalam jerigen ukuran 25 liter sebanyak 37 buah (927 liter), ukuran 5 liter sebanyak 16 buah (80 liter) dengan total keseluruhan 53 buah buah atau 1.007 liter (1 ton),” ujar dia.

Dikatakan, penggagalan BBM tersebut berdasarkan informasi yang diterima anggotanya. Saat diamankan sejumlah BBM itu diketahui milik tiga orang warga Desa Silawan yang tidak memiliki atau mengantongi surat izin resmi.

“Barang buktinya sementara diamankan di Makodim. Kita masih lakukan koordinasi dengan pihak Bea Cukai dan Polres Belu, setelah itu baru akan kita limpahkan untuk diproses lanjut sesuai kewenangan dan aturan yang berlaku,” ucap Nanang.

Ditegaskan, kedepan pihaknya tetap bersinergi sesuai dengan tugas masing-masing dan selalu berkoordinasi dengan pihak Kepolisian serta Satgas Pamtas yang bertugas di wilayah tapal batas.

Baca Juga :   TMMD di Lasiolat ditutup. Danlanud: Slogan Bersama Rakyat TNI Kuat Bukan Hanya untuk Manis Didengar

“Penyelundupan ilegal itu melanggar hukum kepabeanan. Karena itu saya himbaukan kepada warga mereka yang masih bermain selundupan ilegal agar segera hentikan, baik penyelundupan BBM, kendaraan maupun miras,” pinta Nanang. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top