RAGAM

Banyak Kawasan Hutan Lindung, Pembangunan ke Laktutus Terhambat

ATAMBUA, Kilastimor.com-Masyarakat Laktutus, Kecamatan Nanaet Duabesi keluhkan persoalan akses pembangunan di Laktutus. Pasalnya, kawasan di wilayah tersebut masuk kawasan hutan lindung, sehingga pembangunan infrastruktur selalu terhambat.
Keluhan itu disampaikan Pater Kristo Tara mewakili masyarakat Nanaet Duabesi pada sesi dialog acara reses Anggota Komisi I DPR-RI, Viktor Laiskodat, Jumat (06/05/2016) di Laktutus, Kecamatan Nanaet Duabesi, Kabupaten Belu, Timor Barat.

Anggota DPR RI, bertemua masyarakat Laktutus.

Anggota DPR RI, bertemua masyarakat Laktutus.

Diutarakan, wilayah Laktutus berbatasan langsung dengan negara Timor Leste. Perhatian Pemerintah Pusat untuk membangun dari daerah terpencil seperti di Laktutus terhalang dengan izin Kementerian Kehutanan, karena semua kawasan yang direncanakan untuk pembangunan masuk kawasan hutan lindung.
“Rencana mau bangun jalan raya dan tower tapi harus minta izin dulu karena masuk kawasan hutan lindung. Dalam waktu dekat Dinas Kehutanan Belu bisa memberikan sosialisasi kepada masyarakat, jangan mengambil keputusan sendiri,” pinta Pater Kristo.

Kesempatan reses itu warga Nanaet Duabesi menitipkan persoalan tersebut kepada Anggota DPR RI, Viktor Laiskodat agar dapat memperjuangkannya usulan warga terkait dengan akses pembangunan yang terhalang dengan izin Kementerian. “Kami harap usulan kami bisa dibicarakan Pak Viktor ke Menteri sehingga ada solusinya dan pembangunan segara dilaksanakan demi kesejahteraan masyarakat perbatasan Laktutus,” ujar dia.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPR RI, Viktor Laiskodat mengatakan akan membicarakan persoalan yang dikeluhkan masyarakat Laktutus dengan pihak Kementerian Kehutanan terkait izin kawasan hutan.

Baca Juga :   Masuki Masa Pensiun, ASN Malaka Diberi Sosialisasi

“Kita juga harap pasar tidak lagi tradisonal, tapi pasar yang lebih maju antara dua negara dan ini adalah sebuah langkah yang besar. Kita akan minta Bupati dan Gubernur jadikan ini sebagai daerah ekonomi baru khusunya kekuatan ekonomi,” tambah Laiskodat.

Sementara itu, Bupati Belu Willybrodus Lay berjanji dalam waktu dekat bersama dengan Dinas Kehutanan akan datang ke Laktutus untuk memberikan sosialiasi seperti yang disampaikan oleh Pater.

“Kedepan saya sudah ajukan untuk ruas jalan Laktutus dan bersurat ke Menteri PU dan PR untuk bisa membantu, dan kemungkinan besar 2017 jalan ini akan diperbaiki,” ujar Lay. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top