RAGAM

Don Bere: Pencopotan Pejabat Eselon II Sudah Sesuai Aturan

ATAMBUA, Kilastimor.com-Pergantian pejabat eselon di lingkup Pemkab Malaka sudah sesuai dan tidak bertentangan dengan aturan. Kalau pejabat yang kinerjanya buruk harus diganti guna percepatan pembangunan di Kabupaten Malaka.
Hal itu ditegaskan Sekda Malaka, Donatus Bere kepada wartawan di Betun, Jumat (20/5).

Donatus Bere

Donatus Bere

Donatus Bere yang juga Plt. Inspektorat Malaka itu mengemukakan, pemerintah harus kerja sesuai aturan dan pejabat yang berkinerja buruk harus kita ganti untuk bisa ada perbaikan. “Anda jangan punya pikirian macam-macam, karena ini hasil pemeriksaan Inspektorat. Anggaran yang diserap dalam tahun 2015 sesuai hasil pemeriksaan Inspektorat Malaka sangat rendah dan buruk. Kalau pejabat seperti itu kita pertahankan maka pembangunan di Malaka bisa tersendat,” ujarnya.

Solusinnya, paparnya, kalau pejabat itu tidak mampu menyerap anggaran harus diganti dengan pejabat yang baru. “Wartawan jangan pura-pura tidak tahu karena dalam proses penetapan APBD dan sidang APBD di DPRD, Penjabat Bupati Malaka waktu itu sering menjadi bulan-bulanan dewan karena ketidakmampuan pejabat eselon kita,” bilangnya.

“Ini khan anggaran untuk rakyat. Uang ada dan sudah diserahkan kepada mereka namun tidak bisa dikelola. Lalu yang rugi siapa? Tentu rakyat Malaka yang dirugikan karena ketidakmampuan mereka menyerap semua anggaran yang sudah ditetapkan dalam APBD,” timpalnya.

Jadi kalau alasan pencopoton itu sudah wajarlah dan tidak dibuat-buat. Kalau tetap dipertahankan maka rakyat Malaka akan rugi, sebab banyak dana yang ditetapkan DPRD tidak mampu dieksekusi SKPD. Kalau inspektorat rekomendasikan untuk dilakukan pencopotan, maka kepala daerah tetap copot . Itu tidak bertentangan dengan aturan,” tandasnya. (boni)

Baca Juga :   Keluarga Akui Mario Teguh Nikahi Ariyani dan Lahir Ario Kiswinar
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top