RAGAM

Gedung dan Alat Uji Kir Kendaraan Bermotor di Belu Mubazir

ATAMBUA, Kilastimor.com-Alat uji kir (pengujian kendaraan) pada Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Telekomunikasi (Dishubkominfo) Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan RI-RDTL rusak. Kondisi ini menyebabkan uji kir dilaksanakan secara manual di Belu.
Demikian Kadishubkominfo Belu, Fredik Andrada kepada awak media, Sabtu (21/5/2016) kemarin.

Inilah Gedung uji Kir di Belu yang tak terurus.

Inilah Gedung uji Kir di Belu yang tak terurus.

Menurut Andrada, pengadaan peralatan tersebut pada tahun anggaran 2008 lalu, namun hingga tahun 2011 peralatan produk asal China yang diadakan dengan nilai kontrak sekitar Rp 3 miliar rusak sehingga tidak bisa dimanfaatkan.

“Peralatan kir itu diadakan bukan dimasa jabatan saya. Pengadaannya sejak 2008 dan pada 2011 sudah rusak. Selain itu juga gedung kir kendaraan bermotor kita mubasir dan tidak bisa difungsikan,” ujar dia.

Menurut Andrada, sesuai dengan aturan gedung kir kendaraan bermotor yang dibangun jarak 100 meter dari Kantor Dinas Perhubungan, sebab itu merupakan salah satu sumber penerimaan dari Dinas.

“Kantor uji kendaraan tidak boleh jauh dari 100 meter dengan kantor. Selama ini kita kir secara manual saja,” ucap dia.

Alat uji kir yang rusak dan tak terpakai.

Alat uji kir yang rusak dan tak terpakai.

Diabadikan media, nampak satu unit alat uji kir kendaraan dengan kondisi yang rusak disimpan di halaman Kantor Dishubkomninfo Belu. Sementara itu gedung kir kendaraan yang terdapat di Masmae, Desa Tukuneno, Kecamatan Tasifeto Barat mubasir tidak berfungsi. Kondisi kaca pintu dan jendela telah rusak, ruangan penuh kotoran, sebagian plafon dan atap seng telah rusak, dan gedung dikelilingi semak belukar. (yan)

Baca Juga :   Mario Kukuh Minta Tes DNA, Namun Tidak Dilayani
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top