EKONOMI

Irigasi Putus, Ratusan Hektare Sawah di Tohe, Belu, Tak Digarap

ATAMBUA, Kilastimor.com-Saluran irigasi di Lobus Desa Tohe, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu, perbatasan antara Indonesia dan Timor Leste putus sepanjang 300 meter. Akibatnya kurang lebih 400 hektar lahan sawah produktif milik warga petani setempat terbengkalai.

Tanggul darurat yang dibuat warga desa Tohe, Belu.

Tanggul darurat yang dibuat warga desa Tohe, Belu.

Hal tersebut disampaikan Nus Fallo dan Mus Mau warga Desa Tohe kepada media, Minggu (01/05/2016).

Menurut Fallo, saluran irigasi yang bersumber dari bendungan Maubusa itu telah putus kurang lebih delapan tahun lamanya, namun sampai dengan saat ini belum ada intervensi dari Pemerintah untuk melakukan perbaikan saluran.

“Saluran yang putus itu di lokasi Kakeufehan Desa Tohe. Saluran itu putus karena dihantam banjir dan itu sudah berlangsung kurang lebih delapan tahun,” ujar dia.

Dikatakan, dampak dari hal tersebut mengakibatkan sebagian besar lahan produktif kurang lebih 400 hektar tidak digarap petani karena kurangnya distribusi air. Mengatasi hal itu terpaksa warga petani melakukan swadaya dengan dibantu oleh Dinas PU Belu.

Baca Juga :   Herman Seran Diakomodir PDI Perjuangan NTT, dan Dilanjutkan ke DPP

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top