HUKUM & KRIMINAL

Jaksa Periksa Para Saksi Terkait Kasus Cool Storage DKP Belu

ATAMBUA, Kilastimor.com-Kasus dugaan korupsi proyek pengadaan Cold Storage pada Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Belu, memasuki tahap penyelidikan. Sejak hari Senin lalu tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Atambua telah memeriksa sejumlah saksi terkait dengan proyek tersebut.

Model Cold Storage

Contoh Cold Storage

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Atambua, Rivo C.H.M Medellu melalui Kasi Intel Charles Hutabarat yang dihubungi media ini, Kamis (26/5) mengatakan, beberapa saksi seperti Kadis DKP Belu, Kabid, Bendahara, Panitia lelang dan Konsultan telah diperiksa. “Hari ini kita periksa tiga orang saksi dari Pokja yang bernaung di kantor unit layan pengadaan,” ujar dia.

Menurut Hutabarat, pemeriksaan saksi pokja dilakukan dirinya bersama Kasi Pidsus, Dany A.M Salmun dan Jaksa fungsional, guna mengetahui proses pelelangannya seperti apa. Apakah sudah sesuai peraturan Perpres 70 tahun 2012 tentang pengadaan barang dan jasa atau tidak.
“Kita belum tahu siapa-siapa yang bertanggungjawab. Intinya saat ini masih dalam penyelidikan dan belum ada penetepan tersangka,” ucap Hutabarat.

Untuk diketahui, kasus dugaan tindak pidana korupsi pada proyek pembangunan Cold Storage (ruang pendingin ikan) di (TPPI) Atapupu tahun anggaran 2015 menggunakan dana Tugas Pembantuan APBN Kementerian Kelautan Perikanan Republik Indonesia senilai Rp. 1,559 miliar.

Tim penyidik Jaksa Kejari Atambua sebelumnya telah melakukan penyegelan gedung Cold Storage, dilanjutkan pada Selasa (17/05/) lalu menggeledah sejumlah berkas di ruang bina usaha Dinas Kelauatan dan Perikanan Kabupaten Belu. (yan)

Baca Juga :   Panwaslu Malaka Akui Ada Pelanggaran Kampanye
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top