HUKUM & KRIMINAL

Kades Silawan Serahkan Dua Senpi ke Kodim Belu

ATAMBUA, Kilastimor.com-Kepala Desa Silawan, Ferdy Mones serahkan dua pucuk senjata api (senpi) aktif jenis springfile ke Kodim 1605/Belu di Makodim, Senin (23/5/2016) pukul 08.30 Wita pagi tadi.

Dandim Belu melihat senpi yang diserahkan warga melalui Kades Silawan.

Dandim Belu melihat senpi yang diserahkan warga melalui Kades Silawan.

Senpi buatan negara Inggris tahun 1816 tersebut diserahkan langsung ke Dandim 1605/Belu Letkol Inf. Mochammad Nanang Nazmudin didampingi Kasdim Belu Mayor Inf. I.K Switrajaya dilanjutkan dengan penandatangan berita acara.

Usai penyerahan, Ferdy Mones kepada media mengatakan, dua pucuk senpi tersebut diserahkan oleh warga Dusun Beilaka, Desa Silawan, Kecamatan TasTim, Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan RI-RDTL secara sukarela tanpa paksaan.

Aku Mones, senjata ini hasil penggalangan anggota staf Intel Kodim 1605/Belu Kopda Nongnain setelah dilakukan pendekatan secara dekat dengan warga perbatasan. “Warga takut untuk serahkan ke TNI, mereka datang hubungi saya dan berikan untuk serahkan ke Kodim,” ujar dia.

Lanjut Mones, pihaknya akan selalu membantu TNI dalam menjaga kamtibmas termasuk membantu melakukan sosialisasi atau penggalangan senjata organik kepada warga perbatasan yang masih menyimpannya.

“Kita khawatir nanti ada warga yang salah gunakan senjata itu. Karena itu saya himbaukan kepada warga supaya tidak boleh simpan senjata organik illegal. Kalau takut untuk beritahu ada simpan senjata bisa sampaikan ke saya, biar nanti koordinasi langsung dengan pihak TNI,” ucap dia.

Baca Juga :   Aparat Kepolisian Diminta Tertibkan Judi di Malaka Barat

Dandim 1605/Belu, Letkol Inf. Mochammad Nanang Nazmudin menyampaikan apresiasi kepada Kades Silawan yang telah membantu warga serahkan senpi ilegal tersebut.

“Dua pucuk senpi organik ini hasil penggalangan anggota staf intel Kodim. Ini penyerahan secara sukarela dari warga yang tidak mau disebutkan identitasnya,” ungkap dia.

Jelas Nanang, pihak desa telah membantu TNI dalam meningkatkan kamtimas di wilayah perbatasan. Pihaknya akan terus melakukan sosialisasi kepada warga, karena senpi dan alat peledak lainnya yang disimpan warga melanggar hukum.

“Kita akan berupaya pendekatan dengan warga agar mereka serahkan senpi ilegal. Kita takut senjata yang masih disimpan disalah gunakan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab,” ucapnya. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top