HUKUM & KRIMINAL

Kapolres Belu Harus Punya Political Will untuk Berantas Judi di Belu-Malaka

BETUN, Kilastimor.com-Pemberantasan judi di wilayah kerja Polres Belu sangat tergantung kepada political will Polres Belu untuk memberantas judi Kupon Putih (KP) dan bola guling (BG). Bagaimanapun Polres berperan sebagai penegak hukum, sekaligus sebagai pembina kamtibmas. Kalau Kapolres memiliki political will yang kuat, maka persoalan perjudian di Belu-Malaka dapat dieliminir.
Hal itu disampaikan tokoh pemuda Malaka, Markus Baria Berek kepada wartawan di Betun, Minggu (8/5).

Markus Bria Berek

Markus Bria Berek

“Kalau kita lihat kinerja Kapolres Belu saat ini cukup bagus, sehingga harus didukung. Beberapa bandar judi ditangkap merupakan embrio yang bagus melakukan penertiban terhadap masalah perjudian di Malaka. Kinerja yang bagus itu harus didukung tindakan konkrit para Kapolsek yang tersebar di Belu-Malaka,” jelasnya.

Masyarakat jelasnya, saat ini menanti gebrakan Kapolres Belu dan jajarannya memberantas judi kupon putih yang sudah membumi di masyarakat. Ini tantangan berat pihak kepolisian karena jenis perjudian yang satu ini terorganisir dan tersistem. “Kita sering mendapatkan informasi bahwa judi kupon putih itu sulit diberantas karena bandarnya diback up orang-orang kuat yang sering mendapat upeti. Pergerakan mereka cukup rapi dan tersistem sehingga sulit diberantas. Kalau toh ditangkap palingan pengecer-pengecer kecil yang selama ini melancarkan kegiatan perjudian di lapangan,” ungkapnya.

Yang diharapkan papar dia, pihak kepolisian menangkap bandar-bandar besar dan mengungkap orang kuat yang selama ini mem-back up aktifitas perjudian KP. Pemberantasan judi harus dimulai dari bandar besar. Kalau mereka ditangkap dan diproses hukum maka bandar-bandar kecil yang dibawah otomatis tutup alias gulung tikar.

Baca Juga :   Layani Ketubuhan BBM Masyarakat Belu, SPBU Forte Sesekoe Dioperasikan

“Sebagai pembina Kamtibmas, Kapolres Belu bisa membangun kerja sama lintas sektoral seperti dengan TNI, tokoh agama dan pemerintah kedua Kabupaten. Kapolres Belu sebagai pimpinan tertinggi dalam pembinaan Kantibmas di Belu-Malaka kita yakin sangat mampu melakukan fungsi koordinatif guna memberantas aktifitas perjudian di dua kabupaten, Belu dan Malaka,” tandasnya. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top