HUKUM & KRIMINAL

Kejari Soe Telusuri Keberadaan Kas Daerah TTS Senilai Rp 244 Miliar

SOE, Kilastimor.com-Kejaksaan Negeri SoE sedang menelusuri keberadaan dana Silpa sebesar Rp 244 miliar, tahun 2104 yang disebelumnya disimpan di Bank NTT, sebagai bank daerah yang dipercayakan untuk menyimpan kas umum daerah. Penelusuran jaksa ini terkait informasi tentang pindahnya kas daerah dari Bank NTT ke bank lain.

Oscar Douglas Riwu

Oscar Douglas Riwu

Kejari Soe, Oscar Douglas Riwu, kepada media ini di ruang kerjanya Senin (2/5/2016) membenarkan adanya penelusuran itu.
“Kita sudah dengar informasi itu dari teman-teman media, bahwa telah terjadi pengalihan kas daerah dari Bank NTT ke bank lain dan kita akan telusuri itu,” tegas Oscar.

Menurut Oscar, penelusuran kejaksaan berkaitan pemindahan kas tersebut apakah sesuai dengan aturan yang berlaku atau tidak. “Yang kita telusuri itu apakah pemindahan kas daerah itu sesuai dengan aturan atau tidak,” jelas Oscar.
Aturan yang dimaksud kata Kejari SoE ini adalah sudah melalui mekanisme persetujuan DPRD dan Keputusan Bupati atau tidak.

“Karena sesuai dengan aturan, pemindahan aset apapun, apalagi ini menyangkut dana yang jumlahnya sangat besar harus berdasarkan persetujuan DPRD terlebih dahulu, sebelum adanya Keputusan Bupati,” terang Oscar seraya melanjutkan, jika mekanisme tersebut tidak dilalui, maka sudah sangat jelas melanggaran aturan.

Hal berikut yang perlu ditelusuri pihak Kejaksaan kata Oscar Douglas adalah motif pemindahan dana kas daerah tersebut. Jika motif atau tujuannya adalah untuk mendapatkan bunga dari hasil penyimpanan dana kas daerah, apakah itu menjadi penerimaan daerah atau menjadi penerimaan orang perorangan. Hal ini menjadi penting untuk diketahui.

Baca Juga :   Wabup Belu Temukan Kantor Belum Dibuka dalam Sidak Sabtu Pagi Tadi

“Kita akan lihat, apakah tujuan pemindahan dana kas daerah. Jika tujuaannya untuk mendapatkan bunga, apakah bunga itu masuk sebagai penerimaan daerah ataukah untuk dinikmati orang-orang perorangan. Kita akan telusuri itu,” jelas pria asal Sabu ini.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa dana kas daerah yang sudah pindahkan sejak Desember 2015 lalu sebesar Rp 244 Miliar tersebut adalah dana Silpa tahun anggaran 2014 lalu. Bunga atau keuntungan dari hasil penyimpanan dana 244 miliar tersebut hingga April 2016 berjumlah Rp 17 Miliar. Apakah bunga sebesar 17 Miliar tersebut menjadi penerimaan daerah atau tidak. kita tunggu hasil penelusuran pihak kejaksaan. (pap)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top