EKONOMI

Melirik Peluang Bisnis di Malaka: Mangga Arum Manis dan Cemara Paling Diminati Warga Malaka

BETUN, Kilastimor.com-Tanaman produksi dan tanaman hias belakangan cukup digandrungi orang Malaka. Dalam seminggu ratusan anakan yang dijual keliling Malaka dengan kendaraan pikap ludes terjual. Banyak orang Malaka lebih suka membeli mangga arum manis, jeruk keprok dan berbagai jenis cemara.
Demikian penuturan Andreas Taus, warga Desa Taekas–Kecamatan Miamafo Timur-Kabupaten TTU yang ditemui wartawan kilastimor di halaman SDK Wetulan-Desa Naas-Kecamatan Malaka Barat, Jumat, (27/5).

Andreas Taus dengan anakan yang dijualnya.

Andreas Taus dengan anakan yang dijualnya.

“Sudah hampir dua bulan saya berkeliling di Malaka menjual secara keliling berbagai jenis anakan. Saya dari Kefamenanu bermodalkan satu mobil pikap berkeliling di Malaka menjual berbagai jenis anakan,“ katanya.

Dia mengaku, selalu membawa anakan mangga arum manis, jeruk keprok, mawar, melati, lengkeng, cemara india, cemara kipas, jeruk nipis, ever green, cemara tentris, pucuk merah, palem kelapa , palem merah.

“Saya menjual palem putri dimana per anakan Rp 70 ribu. Cemara pentris dan cemara kipas Rp 100 ribu, Mangga arum manis kecil Rp 35 ribu. Orang Malaka banyak suka tanaman mangga arum manis, jeruk keprok dan semua jenis cemara hias,” imbuhnya.

“Pembeli saya terbanyak adalah dari guru-guru dan ibu-ibu rumah tangga. Pembeli di Malaka sangat tertarik dengan anakan yang dibawa tetapi kadang ada pembeli yang mengeluh karena harganya terlalu mahal menurut mereka. Biasanya saya jual anakan dalam satu pikap selama tiga hari dan paling lama empat hari sudah bisa kembali ke Kefamenanu,” tuntas Taus. (boni)

Baca Juga :   5.000 Hektare Lahan Peternakan di Fatuaruin Belum Dimanfaatkan
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top