EKONOMI

PDAM Belu Tertibkan Penyambungan Meteran Air Liar

ATAMBUA, Kilastimor.com-PDAM Kabupaten Belu mulai berbenah. Dalam waktu dekat, manejemen Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) itu akan melakukan penertiban terhadap sambungan pipa para pelanggan air yang berada dalam wilayah kota.

Plt Direktur PDAM Kabupaten Belu, Marsel Mau Meta kepada media saat dihubungi media, Senin (30/5/2016) menyebutkan, disinyalir ada sambungan pipa liar yang dilakukan oleh oknum pelanggan. Ironisnya ada yang langsung menyambung dari pipa air. Karena itu pihaknya akan melakukan penertiban sambungan pipa tersebut karena merugikan negara.

Marsel Mau Meta

Marsel Mau Meta

“Ada kejanggalan dimana ketika air dibuka debitnya kecil, padahal jalur itu jadwal airnya keluar. Petugas kita sementara melakukan pendataan, setelah itu akan kita evaluasi. Kalau membutuhkan keamanan, kita akan libatkan aparat dalam penertiban sambungan liar itu,” ujar dia.

Ditegaskan, apabila dalam penertibannya nanti ditemukan adanya sambungan pipa liar pada pelanggan air, maka PDAM akan mengenakan sanksi pada pelanggan tersebut.
“Kita akan kenakan sanski denda kalau tidak diputuskan sambungannya, setelah itu baru dipasang ulang sesuai dengan tarif yang ada. Hal ini untuk memberikan efek jerah,” tandas Mau Meta.

Lanjut Mau Meta, saat ini pelanggan air PDAM Belu berjumlah 4.000 yang aktif. Produksi air untuk para pelanggan dari sumber mata air Lahurus dan Tirta. Produksi air yang terbatas, menyebabkan adanya mengaturan jadwal pembagian air untuk pelanggan tujuh hari sekali. “Selama ini distribusi air untuk pelanggan lancar dan normal,” sebut dia.

Baca Juga :   Amankan Pilgub NTT, Polres Belu Gelar Latpraops Mantap Praja Turangga 2018

Tambah Mau Meta, saat ini petugas pencatat meter air para pelanggan telah menggunakan sistem android. Sementara itu untuk air dari embung Haekriit saat ini belum bisa diproduksi, karena itu harus membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top