EKONOMI

Peluang Peternakan Sapi di Laenmanen Sangat Menjanjikan

BETUN, Kilastimor.com-Peluang peternakam sapi di Malaka, khususnya di Kecamatan Laenmanen sangat menjanjikan. Selain luas lahannya sangat memungkinkan, usaha ini juga bisa memberikan penghasilan bagi masyarakat asalkan dilakukan secara intensif dengan managemen yang baik.
Hal itu disampaikan Pembina Kelompok Tani Bero Sembada, Emanuel Wempi yang akrab dipanggil Bos Asen kepada wartawan disela acara penyerahan piagam penghargaan dan hadiah dari pemerintah Pusat kepada Kelompok Ternak Bero Sembada di Desa Kapitan Meo-Kecamatan Laen Manen-Kabupaten Malaka, Rabu (11/5).

Emanuel Wempy

Emanuel Wempi

Menurut Bos Asen sapaan karibnya, kepada wartawan mengatakan peternakan sapi dikalangan masyarakat Malaka bukan hal baru, karena sudah ditekuni para leluhur sejak dulu kala. Hanya saja menurutnya, pola peternakan sapi yang dilakukan itu masih tradisional dimana semua sapi yang dipelihara dilepas bebas di padang dan tidak terawat baik. Kalau rumput menghijau tentu sapi gemuk, namun disaat musim kemarau sapi-sapi itu bisa kurus karena kekurangan makan dan air minum.

Kalau sapi-sapi itu dikandangkan kata anggota DPRD Malaka itu, tentu pemeliharaannya bisa terkontrol dan pola makan sapi bisa diatur. masyarakat bisa melakukan penjualan sapi sesuai target dan program untuk meraup keuntungan yang jelas. Kalau mau usaha ternak sapi, tentu yang harus disiapkan duluan adalah makanan ternak dan kandang. Sebagai satu bentuk usaha maka pakan ternak harus disiapkan terlebih dahulu dan semua sapi yang dipelihara harus diikat dan dikandangkan.

Baca Juga :   Sebagai Kebutuhan Prioritas Masyarakat, Pemerintah Harus Eksekusi Hasil Musrenbang

“Kita baru mencoba melakukan pemeliharaan sapi secara intensif dengan pola penyediaan pakan ternak dan kandang. Hasilnya cukup baik dan bisa menjadi sumber penghasilan yang sangat menjanjikan bagi keluarga. Anggota kelompok yang terlibat dalam kegiatan kelompok ternak Bero Sembada saat ini, sudah bisa membiayai kuliah anak-anaknya, dari hasil ternak sapi dan membangun rumah permanen,” bilang politisi Partai Demokrat itu.

“Kelompok ini bisa memperoleh prestasi dan mewakili NTT ditingkat Nasional ternyata bisa mendapatkan penghargaan pemerintah dari prestasi yang ditorehkan. Ini modal awal bagi klompok untuk tetap melakukan penataan managemen kelompok serta upaya lain untuk mengembangkan usaha pertanian terpadu dengan basis dasar peternakan sapi,” tandasnya. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top