RAGAM

Pemkab TTU Larang Warganya Jadi TKI

KUPANG, Kilastimor.com-Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) memutuskan melarang warganya menjadi Tanaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri. Keputusan ini diambil menyusul banyak TKI asal NTT menjadi korban ketika bekerja diluar negeri. Banyak TKI keluar negeri dan kembali menjadi mayat bahkan sebagain organ tubuh sudah tidak ada lagi
Hal ini dikatakan Bupati TTU ,Raymundus Sau Fernandes,belum lama saat menghadiri salah satu acara di Hotel On The Rock Kupang.

Raymundus S. Fernandes

Raymundus S. Fernandes

Fernandes mengaku, untuk mereka (perempuan-red) yang tamat SMA di pulau Timor gengsi untuk jadi petani. Mereka lebih banyak ingin menjadi pembantu di luar negeri, dibandingkan menjadi bos tanah sendiri. Melihat kondisi, ini maka keputusan melarang warga kerja di luar negeri menjadi wajib dan final.

“Larangan itu bukan semata-mata karena banyak TKI yang bermasalah, tetapi karena ada program Pemerintah Kabupaten TTU cinta petani menuju persaingan. Pemkab telah menganggarkan dana sebesar Rp 300 juta untuk dibagi kelompok tani yang ada di desa untuk memanfaatkanya,” katanya.

Fernandes mengaku, di Timor baik itu di TTU maupun TTS masyarakat lebih banyak melihat dari pemimpinya. Jika pemimpinnya lebih banyak bicara dan tidak bekerja, maka mereka juga akan mengikuti seperti pemimpin tersebut. Untuk itu melalui program cinta petani menuju persaingan sangat cocok. Setiap kepala desa wajib untuk memiliki kebun, sehingga menjadi contoh bagi masyarakat. (ify)

Baca Juga :   Expedisi Kapsul Waktu Berisi Mimpi Anak Bangsa Singgahi Atambua Hingga Motaain
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top