EKONOMI

Pemkab Tunggu Data Lahan untuk Produksi Garam. Klau: Draft Kerja Sama Sudah Disiapkan

BETUN, Kilastimor.com-Selangkah lagi, investasi garam di Malaka akan berjalan. Investor kini tinggal menyerahkan data kepada pemerintah, dan realisasi investasi garam industri di Kabupaten Malaka bisa berjalan.
Investor sudah melakukan pemetaan lahan seluas 6.000 hektar dan dari hasil pemetaan itu, sudah diketahui semua pemilik lahan. Investor tinggal menyerahkan hasil pemetaan kepada pemerintah daerah sebagai dasar melakukan negosiasi antara pemerintah dan investor, terkait skema kerja sama yang diharapkan bersama.
Hal itu disampaikan Kabid Penanaman Modal, Bappeda Kabupaten Malaka, Yohanes Klau kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (9/5).

Yohanes Klau

“Tahapan yang sudah dilalui sampai saat ini yakni, investor sudah melakukan pemetaan lahan seluas 6.000 hektar dan mengetahui semua pemilik lahan. Lahan garam seluas 6.000 sudah didata pihak investor. Data itu akan diserahkan Investor kepada pemerintah sebagai dasar kerja sama. Dengan data itu, Pemda Malaka akan mewakili masyarakat pemilik lahan, untuk bernegosiasi dengan investor tentang pola kerja sama yang diharapkan,” bilangnya.

Kalau sudah disetujui kedua pihak bilang dia, maka akan disosialisasikan kepada masyarakat pemilik lahan. Apabila masyarakat sudah setuju maka kegiatan investasi akan dilaksanakan.
“Kita dari bidang Penanaman modal sudah menyiapkan draft tawaran kerja sama yang akan disampaikan kepada Bupati. Dalam konsep itu, kita tawarkan konsep plasma inti, artinya masyarakat bekerja sendiri di lahannya sendiri sebagai buruh dan dibayar investor, kemudian hasilnya akan dijual masyarakat kepada investor sesuai harga yang disepakati. “Ini baru perencanaan bidang penanaman modal dan akan disampaikan kepada Bupati Malaka sebagai laporan,” sebutnya.

Baca Juga :   Pemkab Malaka Apresiasi Penetapan APBD Perubahan

“Dalam konsep itu, tanah itu tetap menjadi milik masyarakat. Kalau pemilik tanah tidak mau bekerja sebagai buruh yang dibayar investor, maka bisa menyewakan tanahnya kepada warga lain untuk dikerjakan,” tandasnya. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top