EKONOMI

Revolusi Pertanian: Desa Wehali dan Kamanasa Sediakan 170 Hektare Lahan

BETUN, Kilastimor.com-Dua desa di Kecamatan Malaka Tengah masing-masing Desa Wehali dan Kamanasa menyediakan lahan 170 hektar lahan basah, untuk pelaksanaan kegiatan revolusi pertanian yang digelar Pemkab Malaka. Lahan itu sudah diukur PPL dan Mantri tani dan masih mengalami penambahan bila masih dibutuhkan.

Camat Malaka Tengah, dan jajaran TNI/Polri memantau irigasi di kecamatannya, guna mendukung program Revolusi Pertanian.

Camat Malaka Tengah, dan jajaran TNI/Polri memantau irigasi di kecamatannya, guna mendukung program Revolusi Pertanian.

Sementara desa-desa yang berpotensi untuk digelar revolusi pertanian lahan basah adalah Desa Harekakae, Kletek, Suai, Bereliku, Umakatahan, Umanen Lawalu masih dilakukan pendataan petugas.

Camat Malaka Tengah, Vinsen Babu kepada wartawan saat peninjauan calon lokasi pelaksanaan kegiatan revolusi pertanian di Bakateu-Desa Wehali-Kecamatan Malaka Tengah, Selasa (31/5) menyebutkan, petugas sudah melakukan pengukuran lahan persawahan di Desa Wehali 70 hektar dan Desa Kamanasa 100 hektar. Jumlah itu masih bisa mengalami penambahan karena masih diukur petugas.

“Lahan kering yang menjadi calon lahan pelaksanaan revolusi pertanian lebih banyak di wilayah pesisir seperti Desa Railor, Fahiluka, Naimana, Lawalu, Bakiruk, Bereliku, Kateri, Barada, Kakaniuk dan Barene. Kita dalam rapat koordinasi kemarin sudah meminta semua kades melakukan pendataan di lapangan,” katanya.

Ditambahkan, pihkanya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Malaka guna melakukan pengukuran lahan baik lahan kering dan lahan basah. Prinsipnya akan optimalkan pemanfaatan lahan masyarakat yang potensial, namun belum diolah.

Baca Juga :   Koordinator THS-THM Distrik Keuskupan Atambua Lantik Anggota ULK SMPK HTM Halilulik

“Kita tetap memberikan motivasi kepada masyarakat untuk mendukung program revolusi pertanian sehingga bisa ada ketercukupan pangan bagi masyarakat dan pada gilirannya masyarakat tidak mengalami kelaparan,” pungkasnya. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top