RAGAM

SBS: Kita Tanggapi Setiap Laporan Masyarakat. Asalkan Jangan Maki dan Marah-marah

BETUN, Kilastimor.com-Bupati dan Wakil Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran-Daniel Asa siap merespon setiap laporan atau informasi masyarakat yang disampaikan secara langsung maupun melalui SMS. Asalkan identitas pelapor jelas dan penyampaiannya menggunakan cara-cara yang beradab. Ciri khas sebuah daerah yang mau maju yaitu merespons apa yang disampaikan masyarakat dengan cara yang baik. Hari ini pencanangan hari keluarga sehingga kita patut menyampaikan hal ini kepada masyarakat untuk diketahui.

Stefanus Bria Seran

Stefanus Bria Seran

Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran dihadapan ribuan pasangan mata yang menghadiri pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong dan Hari Keluarga di Alas Selatan, Kecamatan Kobalima Timur, Selasa (24/5) mengemukakan, pemerintah senang bila mendapatkan laporan masyarakat dan akan menindaklanjuti asalkan sumber SMS-nya jelas. Penyampaiannya pun tidap perlu dengan marah-marah atau maki-maki.

“Saya agak terkejut dengan penyampaian Sekda Malaka, Donatus Bere dalam satu acara pertemuan dengan bunyinya seperti ini. KK dokter, tiap hari orang maki saya lewat sms, tetapi saya tidak marah. Hampir setiap hari saya dapat SMS orang maki saya, tetapi saya tidak marah karena dia juga punya dan lebih celaka lagi bapak dan mamanya juga punya, jadi sebaiknya saya tidak marah,” ujar Bria Seran menirukan penyampaian Sekda.

“Kita ini semua orang adat jadi penyampaiannya harus disampaikan dengan sopan dan santun. Kita harus saling menghargai dan tidak saling memaki karena kita orang yang berbudaya. Kita harus gunakan teknologi dengan baik dan benar untuk kesejahteraan rakyat. Dalam rangka hari keluarga kita wajib ingatkan supaya tidak terulang,” cetusnya.

Baca Juga :   Atasi Kelangkaan BBM, Pemkab Malaka Disarankan Bangun SPBU Plat Merah

“Jaga pikiran anda baik-baik karena dari pikiran anda, akan keluarlah kata-kata. Jagalah perkataan anda karena akan menghasilkan perbuatan. Jagalah perbuatan anda karena perbuatan itu akan menjadi kebiasaan anda. Jagalah kebiasaan anda akan membentuk karakter. Jagalah karakter anda maka akan menentukan nasib anda,” tambahnya.

Pada peringatan hari keluarga ini ajaknya, semua menjaga semangat gotong royong untuk bersama membangun Malaka. Malaka baru tiga tahun berdiri sendiri. Kalau orang buat sesuatu bantulah dia sesuai kemampuan anda.
“Kita harus membangun kebersamaan sebagai salah satu keluarga yang terikat dalam kesatuan keluarga didalam ikatan satu kesatuan wilayah yang namanya Kabupaten Malaka. Kita semuanya bersaudara karena diikat oleh kesatuan wilayah, baik desa, Kecamatan dan kabupaten. Kita harus saling membantu dan menjaga dalam semangat kebersamaan,” ucapnya. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top