HIBURAN

Slank Hipnotis Puluhan Ribu Warga Atambua

ATAMBUA, Kilastimor.com-Grup Band Slank mengguncang puluhan ribu warga Kota Atambua dalam Konser Perbatasan yang berlangsung di Lapangan Umum Simpang Lima Atambua, Kabupaten Belu, Timor Barat, Perbatasan Indonesia dan Timor Leste, Selasa (31/5/2016).

Slank ketika konser di Atambua.

Slank ketika konser di Atambua.

Antusiasme warga Atambua dan Slanker sebutan maniak Slank daratan Timor sangat tinggi. Bahkan ada para slankers asal Flores, Alor bahkan Timor Leste yang rela meluangkan waktu untuk mengahadiri konser band tersebut.
Alun-alun lapangan umum dipadati dengan puluhan ribu penonton sejak siang. Konser dimulai pukul 15.30 Wita dengan pengamanan ketat dari aparat gabungan Polri, TNI dan Satpol PP Belu.

Konser Slank ini merupakan yang kedua kali sebelumnya digelar konser di daerah Singkawan. Dalam konser perdana di perbatasan Atambua band legendaris yang teridiri dari vocalis Kaka, drumer Bim-Bim, gitaris Rido dan Ivanka menghibur ribuan penonton dengan menyanyikan 23 tembang terbaik milik band Slank.

Disela-sela konser tersebut, vocalis band Slank Kaka mengajak seluruh warga Atambua agar terus menyerukan virus perdamaian di daerah perbatasan, sehingga selalu tercipta hidup yang damai. Kesempatan itu Slank meresmikan Slanker Fans Club Cabang Atambua.

Konser Slank berakhir sekitar pukul 18.00 Wita. Diakhir konser musik tersebut vocalis Kaka menyampaikan, daerah perbatasan Belu memiliki alam yang masih natural. Oleh karena itu dia berpesan agar hati-hati mempunyai alam yang cantik. Warga dan para slankers tolong jaga. “Alam yang cantik ini harta kalian semua, tidak boleh dirusak atau disakiti tapi harus dijaga selalu,” ujar dia.

Baca Juga :   Dikunjungi Delegasi Negara g7+, Bupati Belu dan Bobonaro Beberkan Perbatasan RI-RDTL yang Damai

Untuk diketahui konser tersebut mengangkat tema “Indihome Konser Indonesia Perbatasan Membangun Indonesia dari Perbatasan” yang menjadi bagian Program Desa Beranda Indonesia garapan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

Sebelumnya BimBim mengatakan, band Slank mendukung program pemerintah untuk membangun Indonesia dari perbatasan. Pembangunan wilayah perbatasan masih jauh dari harapan, oleh sebab itu konser Slank di perbatasan untuk mengajak masyarakat untuk tetap semangat.

“Kita dukung fokus pembangunan di daerah perbatasan. Dengan Slank datang, warga di perbatasan bisa semangat dan lewat lagu-lagu yang akan kita nyanyi warga bisa hidup santai,” ujar dia.

Bupati Belu, Willybrodus Lay berharap konser seperti band Slank tidak hanya sekali di gelar di Atambua, tapi bisa juga digelar di daerah-daerah perbatasan Indonesia dan negara tetangga.

“Kalau bisa konser seperti ini terus dibuat di perbatasan. Kami senang dengan konser Slank, karena lagu-lagunya bisa jadi inspirasi bagi warga perbatasan,” ucap Lay. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top