RAGAM

SMPN Rafau Butuh RKB dan Air Bersih

BETUN, Kilastimor.com-SMPN Rafau sangat membutuhkan intervensi bantuan untuk pengadaan jaringan air bersih dan Ruang Kelas Beru (RKB). Dari 161 siswa yang sementara belajar di sekolah itu hanya menggunakan 5 ruang kelas permanen dan dua ruangan darurat yang dipinjam di Gereja Katolik Rafau.
Sekolah ini juga sangat membutuhkan 5 RKB dan air bersih guna pemenuhan kebutuhan di sekolah dan penataan halaman sekolah.
Hal itu disampaikan Kepala SMPN Rafau, Drs. Martinus Manek kepada wartawan di Rafau-Desa Bonibais-Kecamatan Laenmanen, Sabtu (21/5).

Kasek

Martinus Manek

“Soal sarana prasarana kita sangat membutuhkan 5 RKB lagi, sehingga semua proses KBM bisa terpusat dan dilaksanakan dalam satu tempat. Sekolah kita juga belum memiliki sarana perpustakaan, ruang guru, ruang kasek dan juga ruang praktikum” Terkait infrastruktur kita juga masih membutuhkan jalan masuk ke sekolah yang perlu dibangun secara permanen,” timpalnya.

Salah satu kendala yang dihadapi sekolah adalah tidak memiliki ketersediaan air bersih yang memadai guna kebutuhan siswa dan guru. Air bersih harus diambil sendiri di wilayah Inkati yang jaraknya 400 meter lebih dari sekolah. Kedepan pihaknya meminta supaya bisa dilayani bila ada program perpipaan atau dilayani dengan program tangkinisasi yang dicanangkan Pemkab Malaka.

“Kita sudah mengusulkan masalah ini kepada Pemkab Malaka melalui dinas PKPO namun hingga kini belum direalisasi khususnya sarana RKB dan kebutuhan ruang lainnya,” tuntasnya. (boni).

Baca Juga :   Ini Alasan David Boymau Sesumbar Lawan Kotak Kosong di Pilkada TTS
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top