HUKUM & KRIMINAL

Suri Ditetapkan Sebagai Tersangka. Polisi Kejar Pemilik 5,6 Ton Mitan di Kupang

ATAMBUA, Kilastimor.com-Polisi menetapkan satu tersangka terkait dengan kasus 5,6 ton bahan bakar minyak (BBM) jenis Minyak Tanah yang berhasil diamankan dari kendaraan truk toronton BCA Trans Express.
Tersangka yang ditetapkan bernama Mas Suri Maspeke alias Suri, sedangkan sopir kendaraan truk toronton menjadi saksi karena tidak terbukti bersalah dalam kasus tersebut.
Hal itu diungkapkan Kapolres Belu AKBP Dewa Putu Gede Artha melalui Kasat Reskrim IPTU, Jeffris Fanggidae yang konfirmasi media, Senin (09/05).

Jeffris Fanggidae

Jeffris Fanggidae

Menurut FanggidaE, penanganan pertama kasus tersebut oleh pihak Polres Belu dan setelah melakukan penyidikan oleh tim penyidik menguat ke satu orang dan menetapkannya sebagai tersangka.

“Kita tetapkan Suri sebagai tersangka dan satu orang pemilik BBM masih kita kejar. Sementara sopirnya tidak terbukti karena unsur kesengajaannya tidak ada, kendaraannya hanya disewa dia hanya mengendarai,” ujar dia.

Dituturkan, dari hasil penyidikan itu juga diketahui data-data manifestnya dipalsukan. Pihaknya telah mengantongi identitas pemilik BBM dan akan lakukan pengembangan guna mengungkap pelakunya.

“Kita lakukan penanganan pertama disini dan ambil sample barang bukti. Hari ini tersangkanya kita bawa ke Polda untuk pengembangan lebih lanjut mengungkap pelaku di Kupang,” ucap dia.

Dikatakan, saat ini barang bukti berupa BBM Minyak Tanah serta satu unit kendaraan truk toronton telah diamankan di kantor pihak Bea Cukai. “Setelah ini kita akan limpahkan ke Bea Cukai guna proses lebih lanjut,” pungkas FanggidaE.

Baca Juga :   Tukan: Kinerja Bupati Malaka Luar Biasa

Untuk diketahui, pada Kamis tanggal 05 Mei 2016 lalu sekitar pukul 15.30 Wita pihak Bea Cukai di PLB Mota’ain berhasil mengamankan sebanyak 5600 liter atau 5,6 ton bahan bakar minyak (BBM) jenis minyak tanah (Mitan) yang dikemas dalam 28 drum di dalam kendaraan truck tronton BCA Trans Express dengan NoPol L 9077 VJ ketika hendak melintas ke Negara Timor Leste.

Petugas Bea Cukai yang mencurigai dengan adanya muatan 10 drum minyak tanah yang akan diselundupkan ke Timor Leste langsung menahan kendaraan tersebut di terminal Mota’ain. Usai berkoordinasi dengan pihak keamanan lintas sektor di Mota’ain, bersepakat membongkar muatan di Kantor Bea Cukai Atapupu. Hasilnya ditemukan sebanyak 28 drum minyak tanah. Selain mengamankan barang bukti itu, diamankan juga sopir kendaraan Abdullah Kazim serta pengurus Exportir atas nama Mas Suri. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top