HUKUM & KRIMINAL

Tanah Pemda Belu, Bupati Minta Jhon Tanur Hentikan Pembangunan Cafe di Jalan El Tari Atambua

ATAMBUA, Kilastimor.com-Pemda Belu mulai tegas terhadap pemanfaatan tanah milik Pemkab Belu orang pihaknya yang tidak berhak. Terbukti, salah satu bangunan yang sedang dikerjakan untuk dijadikan Cafe di Jalan El Tari menuju kantor Bupati Belu, dihentikan sementara pembangunan oleh Bupati Belu, Willybrodus Lay. Penghentian pembangunan karena tanah itu merupakan tanah milik Pemda Belu.

Willybrodus Lay

Willybrodus Lay

Willy Lay sapaan Bupati Belu itu ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Sabtu, (27/5) mengemukakan, pembangunan Cafe Bete Morin di Jalan El Tari Atambua, milik pengusaha, Jhon Tanur dihentikan sementara. Pasalnya, tanah tersebut masih berstatus sebagai tanah milik Pemda Belu.

“Tanah inikan masih milik Pemda Belu dan masih tercatat di PPKAD Belu. Itu aset Pemda, sehingga kita keluarkan surat teguran agar pengerjaan bangunan itu segera dihentikan, dan kita wajib menegurnya,” ujarnya.

Menurut informasi kalau lahan yang sementara dibangun sebuah cafe sudah menjadi milik pengusaha, Jhon Tanur, sebab sudah lakukan tukar guling dengan Pemda Belu, Willy mengatakan apabila benar sudah lakukan tukar guling, yang pasti surat dan dokumen-dokumen pendukung lainnya ada. “Kita minta ditunjukkan kepada Pemda Belu, sehingga semuanya jelas dan tidak ada masalah,” tegasnya.

Dirinya sudah menanyakan kepada Dinas PPKD Kabupaten Belu, terkait status tanah yang sedang dibangun Cafe Bete Morin oleh pengusaha Jhon Tanur, dan jawaban PPKAD bahwa tanah tersebut masih tercatat sebagai salah satu aset Pemda Belu, dan hingga saat ini aset tersebut belum dihapus.

Baca Juga :   Hadapi Pilkada Malaka, TULUS Sinergikan Kekuatan

“Kalau saja sudah lakukan tukar guling tentu sudah dihapus, tetapi kenyataannya aset tanah itu masih berstatus tanah Pemda Belu, sehingga kita hentikan sementara pengerjaannya. Pembangunan baru bisa ddilanjutkan setelah klarifikasi soal status tanah itu. Kalau milik Pemkab Belu maka dihentikan total,” tuturnya.

Sementara media ini berusaha mengkonfirmasi pengusaha, Jhon Tanur, Sabtu, (28/5) sore tadi, namun belum terkonfimasi karena telepon selulernya tidak aktif atau diluar jangkauan. (nis)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top