RAGAM

Teko Itu Kebijakan Kepala Daerah. Simon Seran Fahik: Sekda Jangan Cuci Tangan

BETUN, Kilastimor.com-Penetapan Tenaga Kontrak (Teko) oleh Pemkab Malaka menuai kontroversi. Banyak yang mempertanyakan kajian pemerintah, sebab ada banyak kejanggalan.
Terkait kondisi itu, Sekda Malaka, Donatus Bere yang dikonfirmasi mengatakan, keputusan itu telah diambil pemerintah, dan itu merupakan kewenangan Bupati Malaka. “Jangan tanya kepada saya soal teko yang diprotes banyak pihak. Nanti malah multi tafsir. Itu kebijakan Bupati Malaka, jadi tunggu Bupati saja yang akan memberikan informasi kepada pers. Kalau bupati bilang kaji ya kita kaji dan hasilnya tergantung pada kebijakan bupati,” ujar Donatus Bere kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (13/5).

Donatus Bere

Donatus Bere

“Anda wartawan jangan paksa saya memberikan keterangan kepada pers karena ranahnya bukan ada di sekda. Itu kebijakan Bupati sehingga harus kita hargai. Tunggu saja, nanti bupati akan berikan penjelasan kepada wartawan. Lagian bupati saat jalan juga tidak memberikan kewenangan kepada saya memberikan keterangan kepada wartawan,” timpalnya.

Secara terpisah Ketua PKB Kabupaten Malaka, Simon Seran Fahik kepada wartawan sangat menyayangkan sikap Sekda yang tidak terbuka kepada publik.

“Pak Sekda jangan cuci tangan soal teko, karena secara teknis beliau bertanggung jawab terhadap hasil kajian itu. Hal-hal begini bukan bupati yang kaji, tetapi Sekda bersama jajarannya yang harus melakukan pengkajian. Kalau pak Sekda tidak omong sama saja dengan lempar batu sembunyi tangan,” tegasnya.

Baca Juga :   Stefanus Yosep Meak Terpilih Jadi Duta Wisata Kabupaten Belu 2017

“Sekda sebagai penanggung jawab administrasi dan penataan birokrasi, harusnya menyajikan ‘makanan’ yang enak kepada Bupati dan Wakil Bupati Malaka. Kalau Pak sekda sajikan hasil kajian seperti itu, sama saja dengan mau menjatuhkan Pak Bupati dan Wakil Bupati Malaka dihadapan rakyatnya sendiri,” tandasnya. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top