HUKUM & KRIMINAL

Wabup Malaka: Polres Belu Harus Proses Tuntas Empat Pelaku Pembalakan Hutan

BETUN, Kilastimor.com-Upaya Polres Belu mengusut tuntas kasus illegal loging di Malaka, mendapat dukungan penuh Pemkab Malaka. Pemerintah tetap bersinergi dengan Polres supaya kasus itu tetap diungkap. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Malaka, Daniel Asa kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (3/5).

Barang Bukti Illegal Logging di Malaka.

Barang Bukti Illegal Logging di Malaka.

“Berdasarkan informasi, Polres Belu sudah tangkap empat tersangka sehingga harapan kita supaya kasusnya ditindak lanjuti. Tadi Dinas pertanian bidang kehutanan ke TKP di Laenmanen untuk berkoordinasi dengan polisi yang menurut informasi akan datang kesana. Kita harapkan ada langkah-langkah maju terkait penanganan kasus itu,” sebutnya.

Ketika ditanya wartawan terkait kayu temuan masyarakat di TKP, Wabup Asa mengatakan bahwa kayu yang ditemukan petugas kehutanan dan masyarakat di TKP adalah kayu temuan yang harus diamankan pemerintah dan akan dibawa ke Mapolsek Betun. Kayu yang disimpan di lokasi gereja Uabau adalah kayu temuan masyarakat, sehingga harus diamankan pemerintah.

“Kita sudah berkoordinasi dengan Pemprov NTT untuk melakukan pengamanan terhadap kayu-kayu yang sudah ditumbangkan namun belum diangkut keluar akan diamankan pemerintah. Kalau kayu barang bukti saat penangkapan oleh petugas kehutanan dan masyarakat sudah diserahkan sebagai barang bukti. Kayu, sensor dan truk yang tertangkap tangan petugas kehutanan sudah diserahkan kepada polisi untuk dijadikan sebagai barang bukti dan ditindak lanjuti saat pemeriksaan,” tuntasnya. (boni)

Baca Juga :   14 September, DPRD Kota Kupang Masuki Sidang II
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top