RAGAM

Aset dan Dana PEM Kota Kupang jadi Temuan BPK RI

KUPANG, Kilastimor.com-Laporan Keuangan Pemerintah Kota Kupang masih dinyatakan Wajar Dengan Pengecualian (WDP) pada tahun anggaran 2015. Hal ini berdasarkan LHP BPK yang diserahkan langsung oleh Kepala BPK Perwakilan NTT, Dewi Ciantrini kepada Ketua DPRD, Yeskiel Loudoe dan Wali Kota Kupang, Selasa (14/6).

Seusai penyerahan hasil pemeriksaan laporan keuangan oleh BPK Perwakilan NTT tersebut, Ketua DPRD Kota Kupang Yeskiel Loudoe, yang dikonfirmasi di Kantor DPRD Kota Kupang berharap tahun depan Pemerintah Kota Kupang harus bisa menargetkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Tetapi itu pun Bagian Keuangan Pemerintah Kota Kupang harus bisa banyak membangun koordinasi dengan BPK Perwakilan NTT, sehingga ada hal-hal yang sulit bisa mengetahui caranya menyelesaikan seperti apa.

Yeskhiel Loudoe

Yeskhiel Loudoe

Menurut Loudoe, masalah tiap tahun soal aset dan dana pemberdayaan ekonomi rayat (PER) yang masih menjadi temuan. Untuk berkaitan aset ini semua ada ditingkat dewan dan ditingkat komisi yakni di alat kelengkapan untuk dibahas nantinya.

“Pada prinsipnya kami di DPRD dan pemerintah bertekat agar tahun depan bisa memperoleh penilain WTP, karena provinsi saja bisa mendapatkan penilaian WTP. Untuk mendapatkan penilain WTP dibutuhkan kerja keras yakni dengan menjalakan fungsi pengawasan,” kata Loudoe.

Untuk itu, kata Loudoe, persoalan yang menjadi temuan BPK Perwakilan NTT harus ditindaklanjuti sesuai dengan waktu yang diberikan yakni 60 hari.
Lodoe mencotohkan, seperti persoalan utang piutang papan rekleme IM3 dan pinjaman koperasi bagi warga pada tahun sebelumnya, perlu dibicarakan seperti apa caranya secara bersama pemerintah dan dewan, sehingga fungsi pengawasan bisa dilakukan secara ketat. Jika hal ini dilakukan, tahun depan sudah bisa mendapatkan penilaian WTP.

Baca Juga :   Secara Bertahap, Pemerintah Bangun Infrastruktur di Malaka

“ Untuk WTP ini, tentunya perlu adanya koordinasi baik oleh pemerintah ke BPK sesuai dengan aturan main yang ada. Karena atuaran main ini pastinya diketahui BPK, sebab tiap tahun yang menjadi temuan masaih pada persoalan yang sama,” kata Loudoe.(ify)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top