RAGAM

BLHD Kota Kupang Diminta Awasi Pembuangan Limbah Hotel di Pesisir Pantai

KUPANG, Kilastimor-Masih banyaknya pembuangan limbah hotel di Kota Kupang yang dinilai sangat menpengaruhi lingkungan, membuat Komisi III, DPRD Kota Kupang meminta Kepada Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kota Kupang, untuk mengawasi pembuangan limbah hotel-hotel yang terletak di sepanjang pesisir pantai di Kota Kupang, terutama Hotel Swiss Bellin Kristal Hotel, Hotel On The Rock dan Hotel Asthon.

Komisi III DPRD Kota Kupang kunjungi BLHD.

Komisi III DPRD Kota Kupang kunjungi BLHD.

“Kita minta BLHD untuk awasi limbah hotel. Banyak pengaduan masyarakat yang mengeluhkan pembuangan limbah yang dilakukan Hotel Swiss Belin, dipesisir pantai pasir panjang,” Ujar Sekertaris Komisi III, Nithanael Pandie, saat dilakukan kunjungan kerja Komisi III di Kantor BLHD.

Kunjungan Kerja Komisi III DPRD ke BLHD, dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III, Kamilus G. Tokan Bersama Wakil Ketua Komisi, Herry Dahi Kadja dan Sekretaris Komisi, Nithanael Pandie. Turut serta dalam kunjungan itu, anggota Komisi III, Tellendmark Daud, Merry Salow, Yohanis Ndoen, dan Donald M. Kana.

Menurut Nithanael, dirinya sudah sering mendapat laporan dari warga, terutama warga disepanjang pesisir pantai yang mengeluhkan pembuangan limbah yang dilakukan oleh pihak hotel yang berada dipesisir pantai. Apalagi kalau hotel-hotel itu tidak dilengkapi dengan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang baik, maka laut disekitar teluk kupang dipastikan akan tercemar oleh limbah dari hotel-hotel tersebut. Oleh karena itu dirinya meminta pihak BLHD harus melakukan pengawasan yang ketat, agar habitat laut diperairan Teluk Kupang tidak tercemar.

Baca Juga :   Berbagi Kasih, Bank NTT Atambua Buka Puasa Bersama Ratusan Anak Panti Asuhan

Menanggapi permintaan dari Komisi III, Kepala BLHD Kota Kupang, Eben Ndapmerang mengatakan, pengawasan terhadap pembuangan limbah dari hotel-hotel dipesisir pantai aktif dilakukan BLHD. Namun limbah yang yang dibuang sudah diolah terlebih dahulu karena hampir semua hotel dipesisir pantai di Kota Kupang, rata-rata sudah mempunyai IPAL sehingga limbah yang dibuang kelaut rata-rata tidak berbahaya. Namun BLHD terus melakukan pengawasan karena IPAL yang memenuhi standart yang baik, hanya dipunyai oleh Hotel Aston Kupang. Sementara IPAL dari hotel-hotel lain masih dalam batas standar sehingga terus diawasi oleh BLHD. (ify)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top