RAGAM

Ini Pesan Pemkab Belu Terkait Beredarnya Baju dan Poster Palu Arit

ATAMBUA, Kilastimor.com-Maraknya peredaran lambang PKI di Indonesia, membuat Pemkab Belu mulai mewaspadai gerakan tersebut. Kepala Kesbangpolinmas Kabupaten Belu, Aloysius Hale Serens menegaskan kepada seluruh warga yang berada di sepanjang wilayah perbatasan RI-RDTL agar selalu waspada dengan lambang palu arit (PKI) yang selama ini menjadi bahan perbincangan public.
”Lambang atau logo palu arit baik ada di kostum maupun di poster yang sengaja atau tidak sengaja digunakan agar segera
dilaporkan kepada pihak berwajib untuk ditindaklanjuti. Kalau saja ada oknum yang sengaja mengedarkan lambang atau logo palu arit itu masyarakat dihimbau untuk tidak canggung-canggung melaporkan agar kita segera antisipasi,” ujarnya kepada media ini di ruang kerjanya Senin, (30/5) lalu.

Tolak Beredarnya lambang PKI

Tolak Beredarnya lambang PKI

Dikatakan, lambang atau logo palu arit yang merupakan lambang PKI yang sekarang menjadi bahan perbincangan public Indonesia, termasuk masyarakat Belu di wilayah perbatasan RI-RDTL. Masyarakat harus selalu waspada terhadap isu beredarnya lambang atau logo palu arit tersebut.

“Saya menghimbau kepada seluruh warga Kabupaten Belu yang berada disepanjang perbatasan RI-RDTL ini agar jangan mudah terpancing dengan isu-isu tersesat yang mau menghancurkan negara kita, dengan menyebarkan lambang palu arit lambang atau logo PKI itu. Pihak berwajib bersama Porkopinda Plus Kabupaten Belu tidak bosan-bosan mengingatkan kepada masyarakat luas tentang bahaya laten PKI yang pernah menggerogoti negara Indonesia. Kita tidak mau ini ada lagi,” tandasnya. (nis)

Baca Juga :   Pandemi Covid-19 Buat PLBN Wini Sepi. "Hanya Menteri Timor Leste dan Diplomat Indonesia yang Melintas
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top