RAGAM

Laporan Stuba Komisi I DPRD Malaka di Minahasa (3). Pemerintah Jemput Bola Urus KTP

BETUN, Kilastimor.com-Dalam melaksanakan pelayanan publik khususnya pelayanan dokumen kependudukan, Pemkab Minahasa melakukan upaya jemput bola. Sistem pelayanannya dilakukan secara terintegrasi sehingga semua warga mendapatkan kemudahan mengurus dokumen kependudukan. Demikian laporan Ketua Komisi I DPRD Malaka, Doddy Tei Seran kepada wartawan dari Minahasa, Minggu (12/6).

Komisi I DPRD Malaka sharing dengan Kadiscapilduk Minahasa.

Komisi I DPRD Malaka sharing dengan Kadiscapilduk Minahasa.

“Pelayanan dokumen kependudukan bagi warga di Kabupaten Minahasa menggunakan sistem yang terintegrasi. Kantor Pusat tetap melakukan pelayanan seperti biasa pada jam kantor. Mobil-mobil yang disediakan pemerintah setiap hari selalu mobile di berbagai kecamatan dan desa. Pemda Minahasa juga sementara merancang agar pelayanan dokumen kependudukan itu dilakukan di setiap desa dengan menempatkan alat perekam disana”

Kebijakan ini, tambahnya, hanya tergantung political will pemerintah untuk melakukan pelayanan publik. Pengadaan mobil pelayanan dokumen kependudukan 1 unit hanya Rp 450 juta lengkap dengan peralatannya. Dengan mobil itu bisa dilakukan sistem jemput bola dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat. Masyarakat tidak harus repot meninggalkan pekerjaannya atau membuang biaya yang besar untuk mengurus dokumen kependudukan di Kabupaten. Perekaman KTP juga tidak harus dilakukan di Kecamatan tetapi desa dengan menggunakan ADD bisa mengadakan alat perekam dan bisa melakukan perekaman di desa setiap saat. Anggaran untuk pengadaan alat perekam per unit hanya membutuhkan dana Rp 50 juta, untuk ditempatkan di desa. Desa bisa mengalokasikan ADD untuk membelanjakan alat itu guna melayani masyarakat.

Baca Juga :   Owner Bio Nervee NTT Serahkan Mobil untuk Anggota Kodim 1621/TTS

“Terkait pencetakan KTP dan aktifasi KTP di Kantor Dispendukcapil Kabupaten masyarakat tidak harus berjubel melakukan antri disana setiap hari karena hanya membuang waktu dan pekerjaan. Masyarakat hanya mengambil nomor antri selanjutnya petugas dispencapil akan menghubungi mereka melalui nomor telepon saat pelaksanaan aktifasi KTP di Kantor Dispenduk,” tuntasnya. Selesai…(boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top