BETUN, Kilastimor.com-Kabupaten Malaka membutuhkan 73 tenaga dokter untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kondisi saat ini Malaka baru memiliki 25 persen dari total kebutuhan yang ada. Pemerintah berupaya merekrut tenaga dokter sesuai jumlah, penyebaran dan kompetensi yang dimiliki. Hal itu disampaikan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran saat menerima lima dokter muda yang melamar di Pemkab Malaka, Selasa (7/6).
Didalam melakukan penataan dibidang kesehatan, pemkab sangat membutuhkan tenaga dokter yang siap ditempatkan di seluruh penjuru Malaka. Ini murni Pemda Malaka yang rekrut dan menjadi inisiatif pemerintah bukan bantuan dari pihak lain.
“Rasionya 1 dokter harus melayani 2.500 penduduk. Kalau kita 82 ribu penduduk maka kita butuh sekitar 73 dokter. Ini baru berdasarkan jumlah penduduk, belum berdasarkan standar fasilitas dan beban kerja,” terang mantan Kadis Kesehatan NTT itu.