RAGAM

Mutasi PNS jadi Pembicaraan Hangat di Malaka. Sekda: Jangan Berandai-andai

BETUN, Kilastimor.com-Mutasi PNS dan Pengisian jabatan pada SKPD baru di lingkup Pemkab Malaka santer dibahas di Malaka. Menurut informasi yang berkembang di kalangan masyarakat, pemerintah akan melaksanakan mutasi pada bulan Agustus nanti. Sebelum perayaan HUT Kemerdekaan RI, semua jabatan yang lowong akan diisi mulai dari eselon IV, III dan Pejabat eselon II. Sumber-sumber kuat yang dikonfirmasi wartawan enggan buka mulut dan masih membungkusnya rapat-rapat.

Sesuai pantauan wartawan media ini, isu mutasi dan pengisian jabatan baru pada dinas, badan dan bagian di lingkup Pemkab Malaka sudah mulai memanas dan menjadi bahan pembicararaan masyarakat. Menurut sumber kuat media ini mengatakan kelima pejabat eselon yang dipercaya bupati sebagai Plt pada dinas dan badan di lingkup Pemkab Malaka diprediksi akan tetap dipertahankan dan dikukuhkan menjadi pejabat definitif.

Donatus Bere

Donatus Bere

Kelima Plt dinas yang diprediksi akan dipertahankan dan menduduki jabatan pada dinas dan badan yang ada yakni Kaban Perbatasan, Dr. Johanes Bernando Seran, SH.M.Hum, Kadis PKPO Malaka, Drs. Petrus Bria,MM, Kadis Kesehatan, drg. P. Frida Fahik, Kaban BPMPD, Drs.Yoseph Parera dan Kadis Pertanian, Ir. Yustinus Nahak.

Menurut sumber kuat itu kelima pejabat itu akan dipertahankan pemerintah karena dianggap mampu menjalankan tugas di dinas dan badan yang dipercayakan. “Kalau tidak ada sesuatu yang luar biasa maka kelima pejabat yang masih menjabat Plt itu akan dikukuhkan Bupati sebagai pejabat definitif,” ujar sumber kuat itu yang minta identitasnya tidak dimediakan.

Baca Juga :   Pelaksanaan UN SMP Se-Malalaka Berjalan Normal

Menurut sumber kuat itu, untuk mengisi jabatan lowong di eselon II pada dinas dan badan yang kosong pemerintah sementara menggodok dan diprediksi akan diambil dari pejabat eselon III senior yang sementara bertugas di SKPD termasuk beberapa camat berpeluang dipercaya pemerintah untuk menduduki jabatan penting di pemerintah itu.

Terkait isu itu, Sekda Malaka, Donatus Bere ketika dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya belum lama ini mengatakan jangan berandai-andai soal penempatan pejabat eselon, karena semua ada mekanismenya. “Untuk menggodok pejabat eselon II dilingkup Pemkab ada prosedur dan mekanismenya yang harus dipatuhi”
“Kita tunggu saja surat dari Gubernur yang menunjuk pejabat senior di propinsi dan salah satu dosen senior dari perguruan tinggi di Kupang yang akan bergabung dengan tiga orang lainnya di Malaka, sebagai satu tim untuk melakukan penggodokan terkait pejabat eselon yang akan memangku jabatan pada SKPD di Malaka. Tim itu yang akan bekerja dan menggodok para pejabat eselon II yang akan ditempatkan. Jangan berandai-andai karena semuanya akan dilakukan sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku,” (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top