RAGAM

Oktober, Pemerintah Pusat Ganti Rugi Lahan Masyarakat Kobalima Timur Rp 6 Miliar

BETUN, Kilastimor.com-Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka tetap mendukung dan mendorong percepatan pembangunan Proyek PLBN Motamasin, karena merupakan proyek strategis nasional yang harus diresmikan Presiden Jokowi bulan Desember mendatang.
Pemerintah daerah Kabupaten Malaka sudah melakukan pertemuan dengan Satker Kementrian PU, BPP Propinsi NTT, Pertanahan, Dandim dan Kapolsek Kobalima untuk membicarakan ganti rugi lahan, yang harus dibayar pemerintah pusat.
Satker Kementerian PU, Sihombing mengatakan kesanggupannya untuk membayarkan ganti rugi lahan pada bulan Oktober setelah penetapan perubahan anggaran oleh pemerintah pusat.
Hal itu disampaikan Plt. Kaban Pengelola Perbatasan Kabupaten Malaka, Dr. Johanes Bernando Seran, SH. M.Hum kepada wartawan di Betun, Minggu ( 12/6).

Bernando Seran

Bernando Seran

PLBN yang sempat ditutup masyarakat jelasnya, sudah dibuka kembali setelah pertemuan dengan pihak Kementerian PU. “Pak Bupati minta supaya pembangunan tetap berjalan karena itu proyek strategis nasional dan ganti rugi lahan masyarakat juga tetap diperhatikan pemerintah.
“Proyek ini tidak boleh dihalang-halangi karena harus selesai tepat waktu dan akan diresmikan bersamaan dengan PLBN lain oleh Presiden Jokowi pada bulan Desember ini. Pemerintah sudah bertemu dengan pemilik lahan dan secara prinsip Pemerintah Pusat menyanggupi pembayaran lahan masyarakat sebesar Rp 6 miliar lebih pada bulan Oktober mendatang, setelah penetapan anggaran perubahan anggaran,” ungkapnya.

“Prinsipnya kita inginkan supaya PLBN harus selesai dibangun sesuai jadwal, sehingga tidak menghambat rencana pempus melakukan pengresmian secara bersama-sama. Ini proyek pempus sehingga diharapkan ganti rugi lahan segera dibayarkan supaya masyarakat tidak menderita,” tuntasnya. (boni)

Baca Juga :   FLSN di Belu jadi Panggung Bagi Siswa SMP Unjuk Kebolehan
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top