RAGAM

Pastikan Sehat, AKAD Jalani Pemeriksaan Medis

ATAMBUA, Kilastimor.com-Sebelum dipulangkan ke keluarga masing-masing, 89 tenaga kerja yang tiba di Atambua dari Palangkaraya, Kalimantan Tengah masih menjalani pemeriksaan kesehatan rutin di RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua.

AKAD sedang menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUD Atambua.

AKAD sedang menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUD Atambua.

Diabadikan media, Rabu (1/5/2016) malam, pemeriksaan para tenaga kerja termasuk anak-anak langsung dilakukan oleh tim medis yang terdiri dari empat dokter, dibantu bidan dan perawat. Satu persatu para tenaga kerja diperiksa mulai dari tensi darah lanjut pemeriksaan rutin lainnya.

Direktur RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD, Hendrik Besin kepada media mengatakan, para tenaga kerja masih menjalani pemeriksaan kesehatan atas permintaan Bupati Belu sebelum dipulangkan ke keluarga.

“Hasil labnya apa saja nanti baru dikasih. Dikawatirkan mereka pulang ada sakti yang kalau tidak ditangani akan menular,” ujar dia.

Dituturkan, apabila dalam pemeriksaan tersebut ditemukan ada tenaga kerja yang positif, maka akan tangani rawat sehingga tidak menular ke yang lainnya. “Karena itu kita lakukan cek kesehatan. Yang sakit akan kita rawat dan berikan obat sehingga sembuh, dan semoga aman-aman saja,” ucap dia.

Bupati Belu, Willybrodus Lay mengatakan, pemeriksaan kesehatan sesuai SOP, karena itu sebelum dipulangkan ke keluarga para tenaga kerja terlebih dahulu akan menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim dokter Rumah Sakit Atambua.

“Sebelum pulang dokter akan memeriksa kesehatan semua tenaga kerja, setelah itu akan makan dan diantar ke keluarga masing-masing,” ucap dia.

Baca Juga :   TABE Tuntaskan Kampanye di Zona I

Terpisah, Wakil Ketua DPRD, Benediktus Halle yang dikonfirmasi media terkait pemulangan 89 tenaga kerja asal Belu menegaskan, perlu adanya pengawasan serius dari semua tingkatan terkait dengan perekrutan tenaga kerja yang akan bekerja ke luar daerah.

“Sehingga paling tidak kita bisa memanalisir perekrutan tenaga kerja dari Belu. Ini sangat penting, dan perlu dilakukan sosialisasi bagi warga,” ujar Halle. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top