HUKUM & KRIMINAL

Pria yang Terapung di Perairan Atapupu Merupakan Warga Timor Leste

ATAMBUA, Kilastimor.com-Identitas pria yang tewas dan mengapung di perairan Atapupu beberapa waktu lalu, merupakan warga Negara Timor Leste. Korban diketahui bernama Arcanjo Lopes da Crus berusia 27 tahun warga kampung Pamotapu Maubara, Distric Liqisa, Negara Timor Leste.

Inilah mayat pria tanpa identitas yang mengapung di perairan Atapupu.

Inilah mayat pria tanpa identitas yang mengapung di perairan Atapupu.

Hal itu dibenarkan Kapolres Belu, AKPB Michael Ken Lingga melalui Kasat Reskrim Polres Belu IPTU Nyoman G.A.T Putra saat dihubungi media, Rabu (8/6).

Menurut Nyoman, identitas korban terungkap ketika ayah kandung korban
Fransisco de Jesus mendatangi Polres Belu untuk memastikan jasad yang ditemukan mengapung di perairan Atapupu adalah anak kandungnya.

“Saat kejadian kita informasikan ke Alor juga KBRI di Dili terkait ciri-ciri korban. Esok harinya ayah korban langsung datang ke Polres setelah mendapat informasi. Kita tunjukan pakaian yang digunakan korban dan ayah korban akui itu anak kandungnya,” terang dia.

Dikatakan, sesuai keterangan ayah kandung, korban sebelum meninggal bersama dirinya ke pasar untuk menjual ternak babi. Namun, setibanya di pasar korban pergi meninggalkan ayahnya sendiri.

“Habis antar saya, dia (korban) mau ke pantai. Pengakuan bapaknya korban sendiri tidak bisa berenang,” ujar Nyoman mengutip pengakuan ayah korban.

Dijelaskan, usai ditemukan jasad korban dibaringkan semalam di kamar jenasah RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua. Karena tidak ada keluarga yang kenal, oleh Dinsos Belu jasad korban dimakamkan di tempat pemakamam umum (TPU) Masmae, Tukuneno, Kecamatan TasBar.

Baca Juga :   Pendidikan Harus Dijadikan Pelita Bagi Pembangunan Bangsa

“Ayah korban sudah koordinasi dengan Dinsos dan Konsulat RDTL di Atambua karena warga Timor Leste untuk pemulangan. Tapi kemudian atas permintaan orang tua dan keluarga jasad korban dimakamkan sementara di TPU. Sudah ada perjanjian dengan Dinsos dan Konsulat yang akan fasilitasi setahun kemudian, untuk dilakukan penggalian jasad korban, guna dipulangkan ke tanah kelahiran,” urai Nyoman.

Diberitakan sebelumnya, mayat seroang pria tanpa identitas ditemukan mengapung di perairan Atapupu, pasir putih, Desa Kenebibi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu pada Sabtu (4/6/2016) sekira pukul 18.40 Wita.

Penemuan mayat pria tanpa identitas tersebut bermula dari informasi yang disampaikan oleh nelayan Atapupu ke petugas Kepolisian yang bertugas di pelabuhan mayat yang terapung di perairan Atapupu. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top