RAGAM

PT. Jasaraharja Sediakan Posko Layanan Kesehatan Gratis di Setiap Terminal di Daratan Timor

ATAMBUA, Kilastimor.com-Bagi yang akan mudik Lebaran atau Idul Fitri, PT. Jasaharja Cabang Belu menyediakan pelayanan gratis, salah satunya seperti posko pelayanan bagi peserta mudik yang membutuhkan pengobatan.
Hal itu disampaikan Kepala PT. Jasaraharja Cabang Belu, Ignesius Stefanus kepada media usai acara bersama BPJS Kesehatan, Rabu (29/6/2016) di Atambua.

Kepala

Ignesius Stefanus

Menurut Stefanus, penyedian posko pelayanan dimaksud untuk melayani peserta mudik yang sedang sakit disaat melakukan mudik. “Di cabang NTT, kami telah siapkan pengobatan gratis di setiap terminal, pelabuhan yang ada di Kupang, Soe, Kefa, Malaka dan Belu,” urai dia.

Tidak saja itu, jelas Stefanus pihak Jasa Raharja juga melakukan koordinasi dengan pihak lalulintas untuk melakukan tes alkohol bagi para pengemudi kendaraan seperti bus yang hendak bepergian dari arah Kupang ke Atambua, Soe, Kefa dan Malaka, demikian juga sebaliknya.

Dituturkan, Kantor pelayanan Jasaraharja baru di Atambua. Tentang mudik program, kami sudah berjalan beberapa tahun dan Jasaraharja tetap ekstra melakukan mudik gratis yang berkaitan dengan kecelakaan lalulintas. “Ini perhatian dari kita di daerah dan nasional,” ujar dia.

Dikatakan, kami juga menetapkan program H-7 dan H+7 dan tetap berkoordinasi dengan BPJS Atambua. Apalagi dengan masyarakat peserta BPJS yang mengalami kecelakaan terlebih dahulu akan ditangani Jasaraharja, setelah itu baru BPJS.
“Kami tetap melakukan konsolidasi dengan teman-teman dari pihak Satlantas dan BPJS Belu juga RSUD setempat,” ucap dia.

Baca Juga :   TULUS Kedepankan Dialog untuk Tahu Persoalan Masyarakat

Lanjut Stefanus, PT Jasaraharja akan tetap melakukan pemantauan di posko-posko pelayanan yang telah disediakan, maupun dengan kegiatan lain guna pencegahan kecelakaan.

Konteks daerah perbatasan menjadi perhatian penuh PT. Jasaraharja dan akan lakukan sosiliasi dengan melibatkan aparat keamanan lintas sektor yang ada di perbatasan, juga masyarakat desa di daerah perbatasan.
“Kami juga sudah lakukan sosialisasi di desa Lakmaras saat memberikan santunan bagi korban lakalantas,” sebut Stefanus.

Terkait dengan petugas di wilayah Belu baru hanya dirinya sendiri dan nanti kedepannya akan ada penambahan personil untuk mendukung pelaksanaan operasional dalam pelayanan bagi masyarakat. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top