HUKUM & KRIMINAL

Rumah Warga Bakunase Rusak Berat Dilempar Massa

KUPANG, Kilastimor.com-Rumah Robert Rihi Kana, di RT 7/RW 2, Kelurahan Bakunase, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang rusak berat akibat rusak berat. Peristiwa ini pertama terjadi sekira pukul 22.30 wita, Kamis (23/6) dan peristiwa pelemparan berikutnya, terjadi pada Jumat (24/6) kemarin.

Inilah kondisi rumah milik Robert Kana Rihi yang rusak berantakan akibat dilempar massa.

Inilah kondisi rumah milik Robert Rihi Kana yang rusak berantakan akibat dilempar massa.

Kepada kilastimor.com anak korban, Noh Rihi Kana didampingi keluarga yang lain, mengatakan bahwa peristiwa ini diawali dari pesta wisuda di tetangga mereka yakni Herman Missa, warga RT 8/RW 2, Kelurahan Bakunase. Noh mengisahkan bahwa, di rumah Herman digelar pesta wisuda yang dihadiri oleh banyak orang dan pesta ini diisi dengan acara dansa hingga larut malam. Kemudian sekira pukul 10.00 wita, rumah pesta wisuda tersebut dilempari orang tak dikenal.
Setelah pelemparan itu, menurut Noh Rihi, Herman dan keluarga yang sebagian besar pemuda masa mendatangi rumah korban.

Noh menjelaskan, pada saat mendatangi rumahnya, Herman dan massa yang datang sebagian dalam keadaan mabuk, mengancam korban dan keluarga. “Ada yang teriak bakar dan ada yang teriak teroris,” kata Noh mengutip bahasa yang dikeluarkan massa.

Setelah itu, menurut Noh, massa yang datang langsung melempar rumah mereka. Akibat pelemparan dalam dua malam itu, rumah mereka mengalami kerugian yakni seng tiga puluhan lembar lembar seng yang rusak, motor 4 buah motor, kaca rumah, dan beberapa perabot yang rusak.

Baca Juga :   Rusak, Pemkab Malaka Didesak Urus Ruas Jalan Umasukaer-Nurobo

Sementara itu, Aprianto Rihi Kana juga dianiaya keluarga Herman Missa dan massa yang dipimpinnya. Akibat penganiayaan ini, Aprianto mengalami luka sabetan dari benda tajam di tangannya, sedangkan wajahnya babak belur akibat pukulan.
Menurut pengakuan Aprianto kepada kilastimor.com, dirinya dipukul di rumah Herman, ketika dirinya bersama keluarganya mendatangi rumah Herman untuk menyelesaikan masalah ini. Tetapi ketika mendatangi rumah Herman, tiba-tiba masa beberapa pemuda menyerang dia dan keluarganya. Mendapat penganiayaan dari masa yang ada di rumah Herman, Aprianto dan keluarganya lari menyelamatkan diri, tetapi selang beberapa menit Herman dan keluarganya merusak rumah mereka.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tindak lanjut dari pihak Polsek Oebobo dan pemerintah setempat walaupun pihak keluarga korban juga sudah melaporkan ke Polresta Kupang dan kelurahan.

Untuk diketahui, hingga saat ini korban dan keluarga masih resah karena belum ada titik terang penyelesaian masalah ini. Sementara keluarganya yang juga cucunya yang masih bayi dua orang, sehingga membuat keluarganya semakin resah. Diharapkan perlu ada penanganan secepatnya dari pihak kepolisian dan pemerintah kelurahan. (qrs)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top