EKONOMI

Sekda: Realisasi PAD Malaka 30 Persen. 153 Paket DAK Harus Dieksekusi

BETUN, Kilastimor.com-Pemkab Malaka terus berupaya untuk merealisasikan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2016. Realisasi penerimaan PAD Malaka hinggan bulan Juni sebesar 30 persen dari total PAD Rp 23 miliar yang ditargetkan. Sementara untuk belanja modal sementara disiapkan dan didorong paket PL. Sedangkan 153 paket proyek yang bersumber dari DAK, harus dieksekusi agar tidak berpengaruh pada perolehan dana DAK dari Pempus tahun 2017.
Itu perintah Pemerintah Pusat yang harus diamankan daerah. Sekda Malaka, Donatus Bere, SH mengatakan hal itu kepada wartawan di Betun, Sabtu (25/6).

Donatus Bere

Donatus Bere

“Kita baru melakukan rapat evaluasi penerimaan PAD dan realisasnya 30 Persen dari total PAD Rp 23 miliar. Bagian Pendapatan kita sudah perintahkan untuk action di lapangan, sehingga sampai Desember mendatang targetnya bisa tercapai,” sebutnya.

Untuk Belanja modal dari dana sebesar Rp 286 miliar, sementara disiapkan paket PL untuk didorong dan ULP juga siap menerima RPP dari setiap SKPD untuk diproses lebih lanjut. Juli Agustus harus bisa dieksekusi. “Bupati sudah perintahkan ini. SKPD sementara siapkan RPP dan kita minta paling lama pertengan bulan juli sudah harus masuk semua di ULP agar serentak diproses. Juli sudah harus ada penetapan pemenang. Dari total 151 paket paling tidak seratus lebih sudah bisa dieksekusi,” terangnya.

“Harapan kita , 153 paket yang bersumber dari DAK harus dieksekusi karena sangat berdampak pada DAK Pusat tahun 2017. Ini perintah kementerian Keuangan. Sedangkan APBD, hak masyarakat harus dikembalikan ke masyarakat. SKPD harus amankan. PPK belanja modal sudah siap. Mereka masih berproses dan sesuai perintah Bupati semua RPP sudah harus bisa masuk ke ULP paling lama bulan Juli,” tuturnya. (boni)

Baca Juga :   Ini Daftar Harga Pupuk Bersubsidi Bagi Kelompok Tani di Malaka
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top