NASIONAL

Senator NTT Sosialisasi Empat Pilar. Liyanto: Perbedaan jangan Diperdebatkan Lagi

RUTENG, Kilastimor.com-Sosialisasi empat pilar kebangsaan terus dilakukan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI. Senin (6/6) lalu, anggota MPR RI, Abraham Paul Liyanto menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan. Sosisalisasi itu diikuti masyarakat, guru dan PNS di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT.

Sosialisasi empat pilar di Manggarai Barat.

Sosialisasi empat pilar di Manggarai Barat.

Anggota MPR RI, Abraham Paul Liyanto, dalam sosialisasinya mengemukakan, Empat Pilar Kebangsaan, perlu dipegang teguh, dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Disebutkan, Pancasila telah menjadi ideologi bangsa. Oleh karena itu setiap warga negara harus memegang teguh ideologi tersebut. “Mari kita pegang teguh Pancasila sebagai pegangan hidup kita, apalagi ada sejumlah idiologi berhaluan kiri sedang menyeruak di tanah air, termasuk komunisme,” papar anggota DPD RI dua periode itu.

Tidak saja itu, UUD 1945 yang menjadi dasar hukum di Indonesia, penting untuk dipertahankan, sebab didalam UUD telah mengatur secara lengkap hak dan kewajiban masyarakat, bangsa dan negara.

Sosialisasi empat pilar di Manggarai Barat

Sosialisasi empat pilar di Manggarai Barat

Masih menurutnya, untuk pilar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), pastinya semua sepakat untuk dipertahankan, sebabb telah menjadi konsensus para pendiri negara, dimana Indonesia sebagai negara kesatuan. Negara kesatuan terbukti kuat hingga saat ini. Karena itu, tidak seorangpun yang menginginkan perpecahan negara.

Untuk pilar Bhineka Tunggal Ini ujarnya, telah menjadi semboyan pemersatu hingga saat ini. Intinya, negara Indonesia akan tetap kokoh, dan makin kuat pada masa mendatang, jika segala perbedaan dianggap sebagai kekayaan yang tidak perlu diperdebatkan di Indonesia. (fed)

Baca Juga :   25 Anggota DPRD Malaka Ikut Bimtek di Jakarta
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top