HUKUM & KRIMINAL

Sidak, Pol PP Belu Temukan Belasan Kubik Kayu di Hutan Jati Nenuk

ATAMBUA, Kilastimor.com-Bupati Belu, Willybrodus Lay didampingi Wakil Ketua I DPRD Belu, Bene Halle, Kadishut Belu, Sabina Mau Taek, Kaban Inspektorat, Anton Tisera dan Kasat Pol PP Belu, Nico Umbu K. Bili meninjau lokasi penebangan liar kayu di kawasan hutan jati Nenuk, Selasa (7/6/2016).

Ilustrasi Illegal Logging

Ilustrasi Illegal Logging

Belasan kubik kayu jati hasil pembalakan liar siap angkut, ditemukan di beberapa titik dalam kawasan hutan produktif itu. Kayu-kayu tersebut ditemukan oleh aparat Pol PP dan diketahui ditebang oleh pelaku beberapa waktu lalu menggunakan kapak dan gergaji kombong.

Bupati Willy Lay kepada media mengatakan, belakangan ini banyak laporan yang diterimanya tentang maraknya pembalakan hutan jati di wilayah Belu termasuk hutan jati di kawasan Nenuk.
“Hari ini kita temukan kayu jati banyak ditebang. Saya minta semua kayu jati hasil penebangan liar dievakuasi untuk diamankan di Kantor Kehutanan, kalau tempatnya tidak cukup, sebagian ditaruh di Kantor Pol PP biar mudah diawasi,” ujar Lay.

Terkait hal itu Bupati Lay meminta kepada Kasat Pol PP untuk berkoordinasi dengan Polisi hutan (Polhut) guna melakukan patroli secara bersama, sebab apabila rutin patroli maka muda diawasi. Selain itu juga diminta agar mobil patroli Dishut dikembalikan ke fungsi patrolinya.

“Kalau bisa saya dilaporkan secara rutin soal patroli, supaya kita bisa koordinasi dengan aparat keamanan lainnya untuk kerjasama melakukan pengawasan,” ucap dia.

Baca Juga :   Hantam Kabupaten Kupang 3-0, Malaka Lolos ke Perdelapan Final

Dikatakan, hutan jati merupakan kawasan hutan produktif yang harus dijaga bersama. Ada polisi hutan sangat terbatasan hanya 4 orag yang awasi hutan ini. Kedepan akan kita pikirkan juga libatkan masyarakat menjaga hutan agar tetap lestari.
“Kedepan kita akan rehabilitas hutan yang bolong, pohon yang sudah mati atau ditebang dan ini harus disulam kembali agar kelestarian hutan tetap terjaga dengan baik,” pinta Lay.

Kadishut Belu, Sabina Mau Taek menuturkan temuan belasan kubik kayu jati hasil pembalakan liar di kawasan hutan jati nenuk segera diamankan ke kantor Kehutanan demi keamanan.

“Kurang lebih saat ini terdapat 32 batang kayu jati hasil penebangan liar yang kita amankan di kantor. Kita rencanakan kayu temuan itu akan dimanfaatkan untuk pembangunan publik, tapi masih harus melalui prosedur yang ada,” ujar dia. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top