RAGAM

Sosialisasi Empat Pilar, Jefri Riwu Kore Minta Masyarakat Kota Kupang Jaga Toleransi

KUPANG, Kilastimor.com-Jefri Riwu Kore, anggota MPR/DPR RI mengingatkan warga Kota Kupang-NTT untuk selalu menjaga silahturahmi dan pluralisme yang telah terbangun baik selama ini. Jadikanlah empat pilar negara, Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI sebagai semboyan hidup. Hal ini mengemuka dalam kegiatan sosialisasi empat pilar negara yang dilakukan MPR RI di Kupang (19/6).

Hadir juga pada kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man, Ketua PKK Kota Kupang, Nyonya Rengka, Korwil PIA NTT, Helda Manafe, Anggota DPRD Kota Kupang, Mus Kalelena dan Herry Kadja.
Jefri dalam makalahnya menyebutkan bahwa nilai-nilai semboyan bangsa yang ada dalam empat pilar negara hari ke hari mulai luntur. Dikuatirkan jika tidak secepatnya diingatkan, maka rakyat bangsa ini akan melupakan semangat hidup yang terdapat dalam nilai-nilai luhur empat pilar negara.

Jefri Riwu Kore menyampaikan sosialisasi Empat Pilar Negara di Kota Kupang

Jefri Riwu Kore menyampaikan sosialisasi Empat Pilar Negara di Kota Kupang

Jefri atau biasa disapa Jeriko menyentil beberapa kejadian intoleransi fanatisme yang makin marak terjadi di Indonesia. Intoleransi terjadi karena kurangnya sikap saling memahami dan saling menghargai dalam wujud perbedaan. Perbedaan dianggap sebagai bentuk pelanggaran. Padahal dari sejarah bangsa ini, ada karena perbedaan atau keberagaman, bukan karena persamaan.

Wakil Wali Kota Kupang, Herman Man dihadapan ratusan peserta sosialisasi mengamini yang dikatakan Jeriko. “Jika ingin negara ini kuat maka sikap saling toleransi menjadi indikator utama dalam persatuan,” ujar Man.

Baca Juga :   Wali Kota Kupang Kunjungi Rumah Yusak Boebalan

Herry Kadja menambahkan pentinganya memahami dan melaksanakan empat pilar negara merupakan tanggungjawab semua pihak yang dikandung dalam bumi pertiwi Indonesia.

Pada bagian yang sama, Nyonya Rengka dalam arahannya menyebutkan jika saat ini pengaruh paling buruk terhadap rendahnya pemahaman empat pilar negara adalah karena masyarakat tidak mampu menangkal pengaruh globalisasi yang juga sering bertentangan dengan nilai-nilai budaya di Indonesia.

Sementara itu, Hilda Manafe Koordinator PIA Nusra mendukung sepenuhnya jika nilai-nilai luhur bangsa yang terkandung dalam empat pilar negara. Empat pilar negara itu, harus terus disosialisasikan untuk memberi pemahaman yang sebaiknya terhadap masyarakat disaat pengaruh globalisasi yang semakin kuat.

Ian Haba Ora Juru Bicara Jeriko Center Kupang yang dihubungi via seluler mengatakan kegiatan yang dilakukan Jefri Riwu Kore dalam sosialisasi empat pilar negara ini merupakan agenda rutin dari anggota MPR RI untuk terus memberi pemahaman kepada masyarakat agar makin terciptanya penghayatan dan pelaksanaan nilai-nilai luhur bangsa kepada masyarakat. (ify)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top