EKONOMI

Tanah Ervpach di Rainawe akan Diambil Alih Pemda Malaka

BETUN, Kilastimor.com-Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka akan memfungsikan tanah Ervpach yang selama ini disewa pengusaha dari pemerintah Kolonial Belanda di wilayah Desa Rainawe-Kecamatan Kobalima. Tanah itu tidak akan diperpanjang masa kontraknya, dan akan diambil alih pemerintah untuk membangun sesuai peruntukannya.
Hal itu disampaikan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (3/6).

Stefanus Bria Seran

Stefanus Bria Seran

Tanah ERVPACH sesuai perjanjian pengusaha dengan pemerintah kolonial Belanda tahun 1932, tuturnya, sesuai ketentuan berlaku selama 75 tahun masa kontrak dan tidak boleh diwariskan. Itu tanah pemerintah dan tidak boleh diwariskan.

Tadi pagi jelasnya, pemerintah sudah lakukan rapat koordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional Belu, dan isu bahwa mau diukur pengusaha itu tidak benar.
“Hari ini kita sudah keluarkan surat kepada camat dan kades untuk diinformasikan kepada masyarakat. Kita akan ambil kembali itu tanah untuk difungsikan pemerintah,” pungkasnya. (boni)

Baca Juga :   Paket Sedan Konsisten Blusukan ke Keluarga di Fehan dan Foho
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top