RAGAM

Tempat Tinggal Siswa Jauh, SMPN Kimbana Butuh Asrama

ATAMBUA, Kilastimor.com-Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Kimbana membutuhkan fasilitas asrama untuk siswa. Pasalnya banyak siswa yang tempat tinggalnya jauh dari lokasi sekolah dengan jarak mencapai belasan kilo meter.

Bupati Belu dan DPRD diskusi dengan guru SMPN Kimbana.

Bupati Belu dan DPRD diskusi dengan guru SMPN Kimbana.

Permintaan itu disampaikan Kepala SMPN Kimbana, Sefrinda Fince ke Bupati Belu Willybrodus Lay ketika mengunjungi sekolah didampingi Wakil Ketua bersama anggota DPRD Belu, Selasa (7/6/2016) di Desa Bakustulama, Kecamatan Tasbar, Kabupaten Belu, Timor Barat, Perbatasan RI-RDTL.

Dituturkan, jumlah ruang belajar untuk siswa-siswa saat ini hanya 17 ruangan, dan masih kurang karena idealnya harus 22 ruangan. Sedangkan jumlah para murid sebanyak 664 dengan jumlah guru 33 orang PNS, 3 guru komite dan 6 kontrak.

“Kita butuh asrama sekolah, karena banyak siswa yang tempat tinggalnya jauh dari sekolah sekitar belasan kilo, seperti dari Teun dan Labur. Seperti biasa, pagi datang sekolah selesai itu kembali lagi ke rumah,” terang dia.

Lanjut Fince, selain itu sekolah juga membutuhkan fasilitas seperti pembangunan pagar keliling sekolah, air bersih serta infrastruktur jalan menuju ke lokasi karena jalannya sangat rusak. “Kami juga butuh dibangun pagar di sekolah demi keamanan sekolah, juga air bersih,” ucap dia.

Terkait hal itu, Bupati Willy Lay mengatakan, fasilitas pendukung sekolah sangat penting demi pendidikan generasi bangsa masa depan. Oleh karena itu permintaan sekolah yang butuh asrama juga fasilitas lainnya perlu ditindaklanjuti.

Bupati berdialog dengan para siswa.

Bupati berdialog dengan para siswa.

“Ini harus perlu pikirkan secara bersama mengenai asrama, air bersih, pagar sekolah, jalan masuk serta fasiitas lainnya yang dibutuhkan sekolah. Nanti akan kita anggarkan dalam perubahan dan semua akan sesuai mekanisme,” ucap Lay.

Baca Juga :   Terbaik di Malaka, Lima Sekolah Dapat Penghargaan dari Pemkab

Kesempatan itu Bupati Lay juga berdiskusi langsung dengan para Guru seputar dana tunjangan bagi para guru di daerah perbatasan, beasiswa bagi anak sekolah serta BOS. Nampak Bupati Lay juga berkomunikasi dengan sejumlah pelajar seputar aktifitas belajar mengajar di sekolah. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top