RAGAM

Desa di Malaka Harus Proaktif Usulkan Permohonan Sertifikasi Tanah

“Tahun 2016 kita terbitkan 2.000 sertifikat sehingga diharapkan tuntas tahun ini. Untuk semester pertama kita sudah melakukan pengukuran bagi 900 pemohon . Dalam semester II tahun ini kita upayakan sisa pagu yang ada tuntas sehingga dalam tahun depan bisa mendapatkan pagu yang minimal sama dengan tahun ini atau lebih,” terangnya.

Dia meminta masyarakat bisa menyiapkan semuanya, agar saat pengukuran tidak terjadi masalah. Petugas ukur datang untuk mengukur tanah bukan mengurusi masalah sengketa tanah. Masyarakat harus tahu sejarah tanah, batas-batas tanah dan status kepemilikan supaya pada saat pengukuran bisa berjalan dengan baik tanpa hambatan. (boni)

Baca Juga :   Job Fair 2016 Kota Kupang, Diharapkan Serap Banyak Tenaga Kerja

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top