HUKUM & KRIMINAL

Desa Uabau Mencekam. Polisi Sudah Bersihkan Blokade Jalan

BETUN, Kilastimor.com-Kasus bentrokan pemuda pada hajatan pesta nikah di Desa Oenaek-Kecamatan Laenmanen, Malaka, Kamis pekan lalu berbuntut panjang. Hingga pukul 20.42 WITA malam ini, suasana di wilayah Desa Uabau cukup mencekam.

Logo Polri

Logo Polri

Dilaporkan, masyarakat Desa Uabau memblokir jalan disepanjang Puskesmas Uabau hingga Cabang Kapela Uabau untuk menghadang serangan lawan yang diinformasikan mau menyerang dari wilayah Kabupaten Belu ke Kecamatan Laenmanen-Kabupaten Malaka.
Anggota Polsek Laenmanen terlihat melakukan patroli pengamanan sepanjang jalan desa Oenaek-Uabau-Tniu Manu dan Kapitan Meo untuk berjaga-jaga.
Hal disampaikan Tokoh Masyarakat Desa Uabau, Niko Nana kepada wartawan dari Uabau, Senin (25/7) malam ini.

“Kami bersama rombongan baru melewati lokasi jalan yang yang diblokir masyarakat. Setiap warga yang melewati jalan itu ditanya seperti sweeping. Pengguna jalan sangat terganggu dengan situasi seperti itu, karena sangat tidak nyaman dan mengganggu aktifitas masyarakat. Kita minta supaya segera dilakukan tindakan konkrit, oleh aparat kepolisian, Pemerintah Kecamatan Laen Manen dan Desa,” ujarnya.

Saran konkritnya, polisi dan pemerintah segera mengatasi persoalan itu dengan cara mendamaikan pihak-pihak yang bertikai. Kalau tidak ada langkah konkrit, maka sering dimanfaatkan pihak yang tak bertanggungjawab untuk menyebarkan isu serangan kepada warga Laenmanen. “Yang rugi justru masyarakat, kalau hal itu dibiarkan tanpa penyelesaian. Kita minta supaya kasusnya segera diselesaikan. Polisi mau tangkap pelaku ya silahkan dan mau damaikan mereka juga silahkan, asal ada kepastian keamanan dan tidak ada ancaman teror yang meresahkan masyarakat Laenmanen,” tukasnya.

Baca Juga :   Atlet Taekwondo Belu Sabet 16 Medali di Kejurda. 5 Atlet Dipersiapkan Ikut Popnas

Karena kasus itu melibatkan warga Kabupaten Belu dan Malaka, maka Kapolres Belu perlu turun tangan bekerjasama dengan pemerintah kedua kabupaten agar diselesaikan, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan yang merugikan masyarakat banyak.

Kapolsek Laenmanen, Mikhael Mali, ketika dikonfirmasi wartawan melalui telpon selulernya Senin (25/7) pukul 21.02 WITA malam ini mengatakan, pihaknya sudah mengamankan blokade jalan oleh masyarakat di Laenmanen.

Menurutnya, pihaknya sudah memberikan pengertian kepada masyarakat agar tenang dan tidak terprovokasi dengan isu atau provokasi pihak lain yang sifatnya merugikan masyarakat.

Kata Mali, tadi pagi pihaknya sudah melakukan pendekatan dengan pihak keluarga di Laenmanen terkait upaya penyelesaiannya termasuk melakukan pendekatan persuasif lainnya, agar masyarakat menjaga kantibmas dan tidak membuat persoalan pidana baru yang sifatnya merugikan diri sendiri dan masyarakat Kecamatan Laenmanen pada umumnya. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top