EKONOMI

Distan Malaka: Pengolahan Lahan Gratis Tunggu Cuaca Cerah

BETUN, Kilastimor.com-Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka akan melakukan pengolahan lahan kering secara gratis kepada masyarakat, setelah cuaca cerah sehingga tidak berlumpur saat diolah. Dinas Pertanian sudah siap mengolah lahan masyarakat dengan 9 unit traktor besar lahan kering dalam tahun ini. Pemerintah melalui Dinas Pertanian (Distan) sudah menyiapkan bahan bakar guna pengolahan lahan dimaksud. Hal itu disampaikan Plt.Kadis Pertanian Kabupaten Malaka, Yustinus Nahak kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (20/7).

Yustinus Nahak

Yustinus Nahak

Dinas Pertanian jelasnya, sudah mempersiapkan segala sesuatunya guna pelaksanaan pengolahan lahan secara gratis kepada masyarakat. Untuk saat ini pemerintah memiliki 7 Unit traktor lahan kering dan ditambah dua unit traktor besar yang akan diadakan tahun ini dengan APBD Malaka. “Totalnya nanti ada sembilan unit traktor besar lahan kering. Bahan bakar untuk pengolahan lahan masyarakat itu sudah siap termasuk tenaga teknisi di lapangan. Kita tunggu saja kalau cuacanya membaik kita segera olah lahan masyarakat,” paparnya..

Pengolahan lahan nanti sebut Nahak, dilakukan secara gratis. Pihaknya akan mendahulukan lahan masyarakat yang sudah siap diolah. Lahan itu harus kering sehingga dalam pengelolaannya bisa optimal. Untuk saat ini, prinsipnya pihaknya siap garap asalkan kondisinya kering. Petugas di lapangan sementara melakukan pemantauan. Bagi lahan yang sudah siap segera diolah.

Terkait pendataan lahan untuk pelaksanaan Program Revolusi Pertanian, kadis Yustinus menjelaskan kalau sudah terdata dan tinggal menunggu action di lapangan. Dalam konsep, pihaknya akan mendahulukan lahan untuk penanaman OFOP yang ditangani tim ahli Undana. Lahan pertanian lain juga tetap digarap sesuai data yang masuk di dinas pertanian.

Baca Juga :   PNS Jangan Berpolitik Praktis. Bupati: Kalau Ada Silahkan Tangkap

“Kita harapkan masyarakat pemilik lahan perlu mempersiapkan lahannya supaya saat diolah pemerintah bisa berjalan lancar sesuai harapan. Pemilik lahan perlu membersihkan lahannya dari rerumputan tinggi atau kayu-kayu yang menghambat proses pengolahan di lapangan. Dalam konteks itu kita sudah melakukan rapat koordinasi dengan mantri tani dan PPL di lapangan untuk mempersiapkan masyarakat dan lahan yang mau diolah supaya bersih sehingga saat pengelolaan bisa berjalan lancar,” terang dia.

Khususnya untuk lahan basah, sementara ini sedang dipersiapkan dan masih akan dilihat karena sebagian masyarakat masih memanen padi. “Kita atur supaya pengolahannya dilakukan secara serentak agar penanamannya juga dapat dilakukan secara serentak oleh petani,” tukasnya. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top