EKONOMI

Distan Malaka Usulkan Pembangunan Saluran Irigasi Tertier 1.000 Meter

BETUN, Kilastimor.com-Dinas Pertanian Kabupaten Malaka akan mengusulkan pengerjaan saluran tertier dalam APBD Murni tahun 2017. Direncanakan akan diusulkan 1.000 meter saluran tertier yang dibagi dalam sepuluh titik dengan bangunan pertitik 100 meter dengan rincian masing-masing 5 titik di saluran irigasi DAS Benenain sayap kiri dan kanan. Hal itu dimaksudkan untuk memperlancar pasokan air ke lahan masyarakat dan mengindari pembobolan saluran.

Plt.Kadis Pertanian Kabupaten Malaka, Ir. Yustinus Nahak, M.Si ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa (12/7) membenarkan hal itu.
Dalam tahun 2017 direncanakan pembangunan 1.000 meter saluran tertier. Kita pecah menjadi 100 meter karena jarak antara tertier tidak lebih dari 50 meter. Nanti kita lihat anggarannya saat pembahasannya dengan DPRD. Kalau memang masih ada anggaran akan ditambah volumenya.

Yustinus Nahak

Yustinus Nahak

Kedepan, pihaknya akan membuat blue print pembangunan saluran tertier dan saluran cacing di Kabupaten Malaka. Dinas Pertanian bisa membuat sketsanya dan secara teknis akan dihitung dinas PU. Dari sana kita bisa mengetahui volume pembuatan saluran tertier dan saluran cacing di Kabupaten Malaka secara detail. Pembuatan saluran tertier itu penting agar petani tidak membobol saluran primer dan saluran sekunder untuk mengairi lahan pertaniannya.

Menyoal pengaturan air irigasi yang selama ini ditangani Dinas PU, Plt. Kadis Yustinus tidak mempersoalkannya. Soal pengaturan air irigasi siapapun yang menangani tidak persoalkan asalkan masyarakat harus mendapatkan air untuk mengairi lahan pertaniannya.
Ketika ditanya mengenai kelompok tani yang ditata, Yustinus mengatakan pihaknya sudah melakukan penataan dan peremajaan 960 kelompok tani. Menurutnya, dari jumlah itu pihaknya baru menata 100 kelompok lebih menjadi kelompok madya. (boni)

Baca Juga :   Umat Hindu Peringati Hari Raya Saraswati
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top