EKONOMI

Dukung Revolusi Pertanian, Desa Fatuaruin Siap Olah Lahan 80 Hektar

BETUN, Kilastimor.com-Masyarakat Desa Fatuaruin-Kecamatan Sasitamean sudah menyiapkan lahan seluas 80 hektar untuk pelaksanaan kegiatan revolusi pertanian. Desa sudah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Malaka supaya bisa melakukan pengolahan lahan seluas 80 hektar. Pengolahan lahan itu penting agar tanah gembur dan menghasilkan panenan yang lebih optimal. Hal itu disampaikan Kades Fatuaruin, Servatius Bere kepada wartawan di Wekfau-Desa Fatuaruin, Minggu (31/7).

Servatius

Servatius Bere

Menurut Bere, masyarakat sudah menyiapkan lahan seluas 80 hektar untuk diolah pemerintah melalui kegiatan revolusi Pertanian. Lahan itu akan ditanami jagung, kacang dan umbi-umbian. Pada musim kedua akan ditanami tembakau sebagai salah satu komoditi andalan Desa Fatuaruin.

“Kita sudah kontak dengan Dinas Pertanian Kabupaten Malaka untuk mengolah lahan itu. Tanahnya sangat potensial untuk penanaman komoditi jagung dan kacang serta berbagai jenis umbian. Tanah itu harus diolah dan digemburkan lagi karena selama 30 tahun terakhir belum diolah dengan traktor. Kita mau tanah itu bisa gembur sehingga bagus ditanami,” jelas dia.

Ketika ditanyai terkait rencana penggunaan dana ADD tahun 2016, kades Bere mengatakan sesuai perencanaan pihaknya akan memprioritaskan pada pembangunan infrastruktur jalan dan pemberdayaan.

Dibidang pemberdayaan sebutnya, akan alokasikan dana untuk pengembangan usaha dan kerajianan tenun ikat dan meubeler guna meningkatkan ekonomi keluarga. “Kita akan fokus membina kelompok tenun dan kelompok pengrajin meubeler yang akan kerja berkelompok dalam satu lokasi. Kita akan buat los dan dipusatkan dalam satu tempat untuk memudahkan pengontrolan. Selain kedua kegiatan itu, dalam dana pemberdayaan kita akan siapkan obat-obatan untuk menunjang usaha pertanian masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :   Warga Tohe Leten, Belu, NTT, Gelar Tradisi Sau Niki atau Panen Kelelawar

Tahun 2016, ADD Desa Fatuaruin sebesar Rp 960 juta, untuk mendanai berbagai jenis kegiatan di desa. Dibidang infrastruktur akan membangun talud dan drainase di jalan dusun dan membuka jalan baru dari Raihun ke Laetua sepanjang 940 meter untuk membuka akses pemukiman. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top