EKONOMI

Dukung Revolusi Pertanian, Desa Loofoun Bantu Kelompok Tani

BETUN, Kilastimor.com-Kesadaran warga Malaka akan pentingnya pembangunan dibidang pertanian semakin hari semakin menguat. Mereka ingin merubah hidupnya memanfaatkan potensi lahan yang dimiliki. Mereka tidak tinggal diam namun selalu proaktif menyikapi dan mengapresiasi program prioritas Bupati dan wakil Bupati Malaka. Jawabannya, harus mendukung program revolusi pertanian melalui kinerja dana ADD. Aspirasi warga menginginkan sebagian besar dana pemberdayaan masyarakat Desa Loofoun akan digunakan untuk mendukung kegiatan revolusi pertanian yang dicanangkan pemerintah. Hal itu disampaikan Sekretaris Desa Loofoun-Kecamatan Malaka Barat, Rafael Nahak di Loofoun, Minggu (10/7).

Sekdes Loofoun

Sekdes Loofoun

Masyarakat Desa Loofoun sudah berproses dan dari aspirasi berkembang supaya dana pemberdayaan dimanfaatkan untuk mencukupi kebutuhan kelompok tani di desa Loofoun. “Kita di desa Loofoun memiliki 18 Kelompok tani dan dari kelompok itu masih ada 10 kelompok yang membutuhkan traktor lahan basah dan semua kelompok masih membutuhkan alat perontok padi. Dari dana pemberdayaan itu kita juga akan mengalokasikan untuk membeli alat potong rumput, pupuk dan obat-obatan guna dimanfaatkan petani,” bilangnya.

Selain itu, ada aspirasi yang berkembang untuk membentuk BUMD merupakan salah satu alternatif untuk menghidupkan roda ekonomi masyarakat desa. Masyarakat mengusulkan untuk mengembangkan usaha dibidang peternakan, usaha kios dan simpan pinjam dengan pengalokasian anggaran sebanyak Rp 50 Juta.

Untuk menunjang program prioritas dibidang revolusi pertanian, Desa Loofoun merencanakan membangun jalan usaha tani (JUT) untuk memperlancar akses pengangkutan hasil pertanian masyarakat dari sawah. Kita merencanakan untuk membangun JUT yang menghubungkan dusun Bateti A ke jurusan persawahan Harewe Luan sepanjang 1 km. Setelah itu pembangunan lagi ruas jalan dari Dusun Bateti B ke Dusun Bateti C yang melewati lahan persawahan masyarakat.

Baca Juga :   17 Pastor di Malaka Pantau Inventasi Garam Industri di Weseben

Khususnya untuk pembangunan infrastruktur jalan, desa masih berkonsultasi dan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten guna mensinkronkan program yang ada supaya tidak tumpang tindih dengan rencana pemkab Malaka untuk membangun infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Malaka. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top