RAGAM

Jadi Batalion Raider Khusus, Prajurit Diminta Jaga Kehormatan Pribadi dan Satuan

ATAMBUA, Kilastimor.com-Panglima Kodam (Pangdam) IX/Udayana, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI, Kustanto Widiatmoko resmi mengukuhkan Batalyon Raider Khusus 744/Satya Yudah Bhakti (SYB) di Kabupaten Belu, Timor Barat Perbatasan RI-RDTL.

Pangdam sematkan tanda raider khusus kepada Danyon 744/SYB

Pangdam sematkan tanda raider khusus kepada Danyon 744/SYB

Pengukuhan Batalyon Raider Khusus 744/SYB ditandai dengan penanggalan dan penyamatan atribut kesatuan kepada Danyon Letkol Inf. Parada Warta Nusantara Tampubolon dalam upacara pengukuhan yang bertempat di lapangan Mako di Tobir, Desa Manleten, Kecamatan Tastim, Jumat (22/7/2016).

Menurut Pangdam IX/Udayana Kustanto, terbentuknya Yonif Raider Khusus 744/SYB merupakan salah satu solusi untuk makin mengoptimalkan peran dan tugas pokok Kodam IX/Udayana dalam rangka menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks khususnya di wilayah perbatasan.

Pangdam periksa pasukan Raidersus 744/SYB.

Pangdam periksa pasukan Raidersus 744/SYB.

“Satuan ini harus siap diproyeksi melaksanakan tugas-tugas dalam operasi seperti penghancur dan pembebasan tawanan, operasi mobud, operasi lawan gerilya dan pertempuran jarak dekat dengan moto cepat, senyap dan tepat,” papar Kustanto.

Yonif Raider Khusus 744/SYB diharapkan mampu memberikan dukungan secara proporsional sesuai tugas dan fungsinya, agar Kodam IX/Udayana sebagai kompartemen strategis benar-benar dapat optimal dalam mewujudkan pertahanan di Provinsi NTT.

“Saya tekankan ke komandan dan seluruh prajurit, senantiasa menjaga kemampuan yang dimiliki dengan terus berlatih dan berlatih. Jangan pernah berpuas diri dengan apa yang dicapai, jaga selalu solidaritas dan kekompakan satuan karena itu bagian dari Raider,” tandas dia.

Baca Juga :   Kotta: Pertanian Malaka Meningkat dengan Program RPM

Kustanto ingatkan, ciri-ciri utama prajurit TNI AD adalah prajurit disiplin, jago perang, jago tembak, bela diri dan fisiknya dan wujudkan semua ciri-ciri tersebut dalam kesatuan karena itu adalah kriteria yang harus dimiliki prajurit.

“Menjadi Raider satu kepercyaan dan kehormatan tersendiri karena jadilah garda terdepan penjaga kedaulatan NKRI di perbatasan Belu. Yang lebih utama dan harus kalian lakukan yakni maknai, syukuri itu dengan perbuatan, berbuat yang terbaik untuk pribadi, keluarga dan satuan ini, karena itu yang lebih hakiki. “Percuma kalian bersuykur hanya di batas bibir tanpa perbuatan,” ucap dia.

Tidak saja itu, prajurit juga harus tunjukan kinerja dalam melaksanakan tugas dan prestasi yang baik. Selain itu harus tingkatkan iman dan ketaqwaan dalam membela kedaulatan NKRI. Prajurit jangan mudah tergoda, seolah-olah ada kenikmatan tapi ujung dari semua itu kehancuran.

“Saya minta seluruh prajurit Yonif Raider 744/SYB menjadikan momentum pengukuhan ini sebagai momen peningkatan kinerja kerja dalam menjalan tugas,” kata dia.

Lanjut Kustanto, jangan munculkan kesombongan dengan Raider. Yang diperlukan bukanlan kebanggaan, tapi yang lebih penting adalah pembuktian. Kalian pasukan yang dilatih dan didik untuk memiliki kemampuan tiga kali lebih baik dari pasukan biasa, karena itu buktikan kalian prajurit lebih baik.

“Jangan menodai kehormatan pribadi, keluarga dan satuan. Berikanlah yang terbaik untuk satuan dan jaga selalu kebersamaan dengan masyarakat dan seluruh kalangan,” ingat Kustanto. (yan)

Baca Juga :   Saleh Husin Tantang Honda Ekspor 100 Ribu Motor
Loading...
Loading...
To Top