EKONOMI

Minim, Pemkab Malaka Diminta Tambah Tenaga PHP

BETUN, Kilastimor.com-Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka perlu melakukan penambahan tenaga Pengamat Hama Penyakit (PHP) di wilayah Kabupaten Malaka. Pasalnya, hingga saat ini untuk menangani 12 Kecamatan di Malaka hanya ditangani 3 tenaga PHP. Kalau terjadi serangan hama penyakit secara serentak pada beberapa Kecamatan maka penanganannya tidak optimal. Kalau mau optimal, setiap kecamatan perlu ditempatkan satu orang tenaga PHP guna melakukan pemantauan di lapangan dan bisa melakukan pendampingan kepada masyarakat saat serangan hama terjadi. Hal itu disampaikan Koordinator PHP Kabupaten Malaka, Jack Tangging di Betun, Selasa (12/7).

PHP

Jack Tangging

Menurut Jack, penambahan personil itu sangat penting guna melakukan pemantauan , mengidentifikasi serangan hama yang terjadi dan memberikan rekomendasi kepada petani untuk memanfaatkan obat-obatan sesuai rekomendasi yang dianjurkan agar ramah lingkungan dan tidak membahayakan manusia.

Tahun kemarin di Desa Rainawe-Kecamatan Kobalima terjadi serangan hama belalang kembara yang menyerang tanaman jagung masyarakat. Dalam waktu yang bersamaan terjadi serangan hama belalang kembara dan ulat pada tanaman jagung dan padi di desa Kletek dan Io Kufeu.

Dengan keterbatasan personil PHP di lapangan sangat menghambat penanganan hama yang terjadi. Dia juga mengusulkan kepada pemerintah agar menyediakan peralatan dan obat-obatan yang memadai di dinas pertanian sehingga memudahkan penanganan kasus serangan hama yang mendadak. Dalam hal emergency, dinas harus memiliki alat semprot yang memadai dan obat-obatan untuk menangani pengendalian hama penyakit secara bersamaan dan serentak.

Baca Juga :   Pemilu Sukses, Bupati Apresiasi Masyarakat Kabupaten Belu

Usul konkritnya, setiap tahun dinas pertanian perlu siapkan stok obat-obatan untuk menjaga situasi yang emergency. Selama ini kita di Malaka belum memiliki stok di dinas sehingga kalau terjadi serangan pemerintah harus minta dari provinsi. Dampaknya, efisiensi waktu penanganan mengalami keterlambatan dan serangan hama semakin meluas dan sangat berpengaruh pada produktifitas tanaman pertanian masyarakat.

Menurut Jack yang sudah bekerja sebagai PHP di Belu-Malaka selama 33 tahun itu kepada wartawan mengatakan masalah pengendalian hama dan penyakit merupakan salah satu elemen penting untuk menentukan keberhasilan dibidang pertanian. Menurut Jack, 35 persen keberhasilan pertanian masyarakat sangat ditentukan oleh cara pengendalian hama dan penyakit di lapangan. (boni)

Loading...
Loading...
To Top