RAGAM

Normalisasi Motadelek Perlu Dilakukan Pemkab Malaka

BETUN, Kilastimor.com-Normalisasi kali Motadelek di Wilayah Loofoun-Wemean perlu dilakukan pemerintah. Selain normalisasi kali, pemerintah juga perlu membangun bronjong sebagai penahan air. Hal itu disampaikan Benediktus Seran, Dusun Halimaneek-Desa Rabasa-Kecamatan Malaka Barat, Minggu (17/7)

Logo Malaka

Logo Malaka

Banjir yang terjadi belum lama ini yang melanda tiga desa di Rabasa–Malaka Barat karena bronjong yang dibuat tidak terlalu tinggi sehingga airnya meluap melewati tanggul dan menggenangi pemukiman warga di desa Rabasa, Rabasa Haerain dan Desa Loofoun.

Ada dua solusi yang ditawarkan yaitu pemerintah melakukan normalisasi kali Motadelek yang melewati Loofoun dan Wemean sehingga saat terjadi hujan air hujan bisa tertampung pada kali yang dinormalisasi. Kedua, pemerintah bisa membuat bronjong di kali Motadelek dari Desa Loofoun menuju desa Rabasa hingga jembatan Wemean.

Normalisasi kali dan bronjong perlu dilakukan. Normalisasi dan bronjong harus dikaji sungguh-sungguh supaya tidak jebol ditempat dan air meluap ketempat lain.

Fridus Klau, warga desa Rabasa secara terpisah kepada wartawan meminta supaya pemerintah perlu memprioritaskan normalisasi kali dan pengerjaan bronjong sepanjang kali Motadelek supaya bisa melancarkan air mengalir ke laut tanpa hambatan. (boni)

Baca Juga :   10 Rumah Warga dan Jalan Raya di Lakekun Diluapi Banjir
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top